sponsor

sponsor

news

madiun

ngawi

Life & style

magetan

lifestyle

Pariwisata

» » » » Komputer PDAM Magetan Diserang Virus WannaCry, Pelanggan Resah

Komputer PDAM Magetan Diserang Virus WannaCry, Pelanggan Resah 
MAGETAN (KR) Komputer rekening PDAM Lawu Tirta, Magetan sejak isu teror virus Ransomware WannaCrypt atau WannaCry berhembus tidak aktif sehingga ribuan pelanggan yang membayar di Payment Point Online Bank (PPOB) tidak terlayani.
Pelanggan khawatir kena denda dan biaya pemutusan, kalau ganggung berlanjut sampai batas pembayaran.
"PDAM dendanya sangat mahal, kami khawatir kalau gangguan virus ini berlanjut sampai lebih dari tanggal 20. Apa PDAM mau membebaskan kami dari denda atau biaya pemutusan. Ini kan bukan kesalahan pelanggan," kata Ny Anik warga Kelurahan Tawanganom, Kecamatan/Kabupaten Magetan kepada Surya, Kamis (18/5/2017).
Menurut Ny Anik, gangguan komputer pembayaran ini baru diketahui saat dia bermaksud membayar rekening air PDAM untuk rumahnya, Senin (15/5/2017) lalu.
"Waktu itu kami bayar di toko buku Pena Jalan Alun alun Utara. Kata petugas PPOB toko buku Pena, komputer pembayaran PDAM tidak aktif, kemungkinan kena virus WannaCry. Saya tidak tahu virus apa itu," ujar pengusaha ketering ini.
Dia akan protes, tambah Ny Anik, kalau sampai gangguan komputer yang bukan kesalahan pelanggan, ditimpakan kepada pelanggan, bila kerusakan komputer itu melebihi tanggal jatuh tempo pembayaran rekening air, yang dibuat PDAM Lawu Tirta.
"Kami tidak mau bayar denda kalau gangguannya sampai lebih tanggal dead line PDAM. Apalagi harus bayar biaya pemutusan yang kalau tidak salah sampai Rp 100 ribu lebih,"katanya.
Direktur Umum dan Keuangan PDAM Lawu Tirta Sugianto menampik anggapan komputer PDAM terserang virus WannaCry.
Tidak aktifnya komputer pembayaran PDAM Lawu Tirta itu memang disengaja. Hal ini karena antisipasi teror serangan virus WannaCry.
"Senin - Selasa kami memang sengaja mematikan komputer sebagai tindakan untuk antisipasi serangan virus WannaCry itu. Bukan tidak aktif karena diserang virus,"kata Dirum Sugianto kepada Surya, Kamis (18/5/2017).
Dikatakan Dirum, Rabu (17/5/2017) pagi komputer pembayaran itu sudah aktif kembali. Masyarakat sudah bisa membayar rekening tagihan air PDAM di PPOB atau seluruh kantor cabang di wilayah Magetan.
"Virus WannaCry itu menyerang komputer yang bersistem windows. Sedang komputer PDAM yang digunakan untuk tagihan rekening pelanggan menggunakan komputer sistem Linux. Jadi komputer PDAM Lawu Tirta aman," ujar Sugianto seraya mengatakan, sampai saat ini total pelanggan air PDAM mencapai 66.845 pelanggan
Sumber ( http://jatim.tribunnews.com/2017/05/18/komputer-pdam-magetan-diserang-virus-wannacry-pelanggan-resah)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply