sponsor

sponsor

news

madiun

ngawi

Life & style

magetan

lifestyle

Pariwisata

» » » » 374 UNIT RTLH DI NGAWI SIAP DIPERBAIKI


NGAWI (KR) .Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan salurkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada 374 unit rumah di Kabupaten Ngawi.
Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Prov Jawa Timur Kementerian PUPR mengungkapkan bahwa berdasarkan SK PPK BSPS Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Ngawi mendapatkan bantuan bagi peningkatan Rumah Tidak Layak Huni sejumlah 374 unit yang tersebar pada 5 Desa yaitu Desa Jatirejo 78 Unit, Desa Cangakan 121 Unit, Desa Karangmalang 77 Unit, Desa Kasreman  30 Unit, dan Desa Kiyonten 68 Unit, dengan total bantuan Rp 5,6 Miliyar.
 Penyerahan bantuan ditandai dengan penyerahan buku tabungan secara simbolis yang diserahkan oleh  Bupati Ngawi Budi Sulistyono kepada para Penerima BSPS di Pendopo Kabupaten Ngawi, Jawa Timur (3/4). Penyerahan Buku Tabungan (serbutab) ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Ony Anwar, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Ngawi Purwono Broto Wasisto, Kepala Sub TP4D Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Danang Prasetyo Dwiharjo, Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Provinsi Jawa Timur, Supratman.
Dalam sambutannya, Budi Sulistyono menuturkan sebagaimana diamatkan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28 Amandemen UUD 1945, bahwa rumah adalah salah satu hak dasar rakyat. Oleh karena itu, setiap warga Negara berhak untuk memiliki tempat tinggal dan mendapatkan lingkungan yang baik dan sehat. Sayangnya hak dasar rakyat tersebut pada saat ini masih belum sepenuhnya terpenuhi dikarenakan adanya kesenjangan pemenuhan kebutuhan perumahan (backlog) yang relative masih besar.
“Pembangunan Perumahan dan permukiman jika dilakukan secara benar akan memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan,” ujar Budi.Menurut Budi pembangunan perumahan dan permukiman harus didukung oleh suatu kebijakan, strategi dan program yang komprehensif dan terpadu sehingga selain mampu memenuhi hak dasar rakyat juga akan menghasilkan suatu lingkungan perumahan dan permukiman yang sehat, serasi, harmonis, aman dan nyaman.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Ngawi, Purwono Broto Wasisto menyampaikan harapannya agar program BSPS dikawal dengan baik agar lancar dan aman.
“Demi kelancaran dan keamanan selama proses kegiatan berlangsung para pemangku wilayah lokasi BSPS dibantu dengan pihak berwajib agar dapat melakukan pengawalan dan pengawasan. Sehingga Program BSPS tahun 2017 di Kabupaten Ngawi bisa terlaksana dengan baik, aman, dan tepat waktu yang rencananya akan selesai di Bulan Juni 2017” pesan Purwono. 
Sumber ( http://perumahan.pu.go.id/ditpnp/berita/show/191)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply