sponsor

sponsor

news

madiun

ngawi

Life & style

magetan

lifestyle

Pariwisata

» » » » Sistem Pengairan di Ponorogo Terbilang Aman

PONOROGO (KR) - Sistem pengairan atau irigasi di Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo ternyata bisa dibilang mudah. Pasalnya, areal persawahan mayoritas ditanami padi akibat melimpahnya air. Pembagian jadwal pengairan pun dilakukan saat ada rapat kelompok tani sehingga di antara petani tidak mengalami kesulitan.


Salah satu petani, Marnu (60) saat ditemui menjelaskan, selama ini saat hendak melakukan pengairan ke lahan padi miliknya, ia tidak merasa kesulitan sama sekali. Selain bersumber pada aliran irigasi, juga dibangunnya DAM di sekitar lahan miliknya membuatnya merasa aman pasokan air.

“Kalau pas benar-benar musim kemarau kami biasanya menggunakan sumur yang kami buat sendiri,” jelasnya kepada Cendana News di lokasi, Rabu (22/03/17).

Pembagian jadwal pengairan ditentukan berdasarkan waktu tanam. Kelompok tani di Desa Bancar sudah terbiasa membagi waktu tanam antar masing-masing petani. Kontur areal persawahan seperti terasering sehingga petani dengan posisi lahan paling ataslah yang lebih dulu mengawali menanam. Begitu seterusnya hingga areal persawahan sampai batas desa.

“Dulu tahun 1990-an kami mendapatkan hibah, bangunan, mesin diesel serta sumur untuk pengairan, sampai sekarang masih bisa digunakan, tapi sudah jarang yang pakai,” ujarnya.

Berbeda halnya dengan kondisi sistem irigasi di Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo. Menurut Kepala Desa Bringinan, Subarno, ketika musim penghujan mayoritas petani memilih mengandalkan air hujan.

“Kalau pas musim kemarau kami biasanya menggunakan sumur dalam,” tukasnya.Pemilihan penggunaan sumur dalam ini dinilai lebih aman, pasalnya tidak akan mengganggu air yang digunakan untuk kebutuhan rumah tangga. “Sumur dalam atau sumur bor kedalamannya 40-60 meter, kalau sumur rumah tangga di sini antara 20-30 meter,” pungkasnya. :http://www.cendananews.com/2017/03/sistem-pengairan-di-ponorogo-terbilang.html.

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply