sponsor

sponsor

news

madiun

ngawi

Life & style

magetan

lifestyle

Pariwisata

» » » » Pemkab Gelar Lomba Motif Batik Khas Ponorogo 2017

PONOROGO (KR) - Guna menggairahkan lagi usaha batik di Ponorogo, Pemerintah Kabupaten setempat melalui dinas terkait, mengadakan lomba motif batik khas Ponorogo 2017. Lomba ini baru diadakan oleh Pemkab pada 2017, karena adanya dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp. 12 Miliar untuk pembelian seragam siswa tidak mampu. Dengan adanya anggaran tersebut, sekaligus kewajiban mengenakan seragam batik untuk siswa dan Pegawai Negeri Sipil (PNS), diharapkan industri batik kembali menggeliat di Kabupaten Ponorogo.


Kepala Dinas Industri, Perdagangan dan Koperasi (Indakop) Kabupaten Ponorogo, Addin Andhanawarih, dalam sambutannya, mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk penjagaan kearifan lokal reog yang dapat dituangkan di dalam karya seni batik. “Para peserta terdiri dari sembilan pelaku usaha batik di Ponorogo dan memperebutkan total hadiah tiga puluh juta rupiah. Nantinya diambil dua pemenang dan motif batik tersebut digunakan sebagai seragam,” jelasnya, saat ditemui di Pendopo Kabupaten, Selasa (28/2/2017).Kegiatan ini pun mendapat dukungan penuh dari Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni. Menurutnya, batik sempat berjaya di Ponorogo pada 1960-an yang dibuktikan dengan banyaknya bangunan rumah besar di sepanjang jalan dari Pasar Legi Songgolangit hingga Pasar Pon Jeruk Sing. “Itu bukti kalau masyarakat Ponorogo secara ekonomi bisa sukses karena batik,” ujarnya.

Namun, lanjutnya, memasuki era 1970-an, industri batik tradisional mulai tergeser akibat adanya industri printing. Para pengusaha batik di Ponorogo tidak mempersiapkan diri dengan baik, sehingga mudah hilang. Mereka lebih mengedepankan pembuatan batik dengan cara dicap ataupun ditulis. “Bahkan di 1980-an, industri batik di Ponorogo praktis hilang, akhirnya pada sekitar 2000-an hingga sekarang ini bisnis batik mulai menggeliat, lebih-lebih lagi setelah masuk ke dalam catatan warisan dunia UNESCO,” jelasnya.

Karenanya, guna membangkitkan industri batik di Ponorogo, Ipong ingin Ponorogo memulai bisnis batik dengan motif khas Ponorogo yang kekinian, sesuai permintaan pasar, sehingga lebih mudah diterima oleh masyarakat. “Dengan cara penetapan motif batik khas Ponorogo ini diharapkan bisa memberikan peluang bisnis yang bagus,” pungkasnya. :http://www.cendananews.com/2017/02/pemkab-ponorogo-gelar-lomba-motif-batik.html.

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply