Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Kapolres Madiun Beri Arahan Warga IKS PI Kera Sakti







    MADIUN (KR)  – Dalam pengamanan pengesahan warga baru Perguruan IKS PI Kera Sakti, Kapolres Madiun, AKBP I Made Agus Prasatya S.I.K., M.Hum. memberikan imbauan dan arahan kepada warga IKS PI Kera Sakti di Padepokan Ds. Buduran, Kec. Wonoasri, Kabupaten Madiun.

    Kegiatan pengesahan warga baru dan Kenaikan Tingkat Perguruan IKS PI Kera Sakti diikuti oleh ±3067 wisudawan dan warga lama ±2000 orang yang berasal dari 50 Kabupaten/kota seluruh penjuru Nusantara.
    Dalam kesempatan ini Kapolres Madiun mengajak dan mengimbau para pendekar IKS PI Kera Sakti.
    “Saya mengajak kepada seluruh warga perguruan IKS PI Kera Sakti yang mengikuti kegiatan Pengesahan Warga Baru Perguruan IKS PI Kera Sakti ini, untuk selalu menjaga ketertiban bersama selama kegiatan sampai akhir kegiatan. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas,” kata AKBP I Made Agus.
    Kapolres Madiun juga menjelaskan bahwa di era globalisasi dan keterbukaan informasi publik Bangsa Indonesia banyak mendapat ancaman dan tantangan yang beragam.
    “Tantangan tersebut banyak muncul di berbagai media sosial, banyak berita yang sifatnya hate speech (ujaran kebencian), berita provokatif, hoax terkait intoleransi: penyebaran permusuhan dalam bentuk hoax, meme yang menjadi pemicu konflik. Radikalisme pro kekerasan, penyebaran paham radikal melalui propaganda kelompok teroris. Cybercrime terkait pornografi, judi online dll,” ujar Kapolres Madiun.
    Kapolres Madiun juga mengatakan, media sosial memiliki kerawanan yang paling besar dibanding dengan media konservatif.
    “Oleh sebab itu kepada seluruh generasi muda warga IKS PI Kera Sakti agar berhati-hati dalam mengirim atau menshare berita yang belum jelas kebenarannya. Dimana dalam UU ITE No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik telah diatur sanksi hukuman didalamnya,” ingatnya.
    “Tantangan berikutnya adalah Narkoba, Indonesia merupakan pasar jaringan Internasional, secara geografis banyak pintu celah, konsekuensi sebagai Negara Kepulauan. Narkoba perusak jati diri dan generasi penerus bangsa, pelemah ketahanan nasional. Dalam Tahun 2014 saja sudah tercatat 4 juta lebih pemakai Narkoba se- Indonesia,” tambah Kapolres Madiun.
    “Berkaitan dengan kenakalan remaja, maraknya perkelahian, sex bebas, Laka lantas yang diakibatkan oleh konsumsi minuman keras agar dihindari. Jadilah generasi muda yang berkontribusi positif terhadap pembangunan sebagai dasar-dasar, nilai luhur yang telah diajarkan oleh senior, para guru dalam IKS PI Kera Sakti. Semoga dari warga IKS PI Kera Sakti lahir putra-putra terbaik Bangsa Indonesia. Menjadi atlet pencak silat yang berprestasi dan bahkan dalam waktu dekat akan dibuka pendaftaran Brigadir Polri,” pungkasnya. :http://halopolisi.com/2017/02/06/kapolres-madiun-beri-arahan-warga-iks-pi-kera-sakti/.

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728