Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Soal Tertib Kamtibmas, Kapolres Ponorogo Gelar Silaturahmi Keliling Desa

    PONOROGO (KR) - Jajaran Kepolisian Resort Ponorogo, Jawa Timur terus melakukan kegiatan sosialisasi dan kampanye untuk menjaga stabilitas dan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah kota Reog. Wujud nyata dilakukan untuk menyambangi tiap-tiap desa dengan agenda Layanan Masyarakat Terpadu dan Cepat "Layar Tancep" Polres Ponorogo, Rabu (18/1) malam.

    Menurut Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto kegiatan digelar dalam rangka silaturahmi Kamtibmas bertempat di Balai Desa Ngebel, Kecamatan Ngebel yang dihadiri oleh puluhan warga setempat. Tampak hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kapolres Ponorogo, AKBP Harun Yuni Aprin bersama Wakapolres Ponorogo, Kompol Saswito, beserta Kabag dan Kasat Opsnal Polres Ponorogo.

    Selain itu hadir pula jajaran Forpimka Ngebel, Kades dan perangkat Desa Ngebel, tokoh pemuda, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Pada kesempatan itu Kades Ngebel, Mujiono mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kapolres Ponorogo di Desa Ngebel.
    "Masyarakat Ngebel Sangat membutuhkan pembinaan kamtibmas dari Polres," terang Mujiono.

    Lebih lanjut Mujiono menambahkan bahwa Desa Ngebel membutuhkan masukan dan saran terkait ketertiban dan keamanan masyarakat.
    "Alhamdulillah sampai dengan saat ini situasi kamtibmas di Desa Ngebel relatif aman," tambahnya.

    Selain itu Kades Ngebul juga mengeluhkan adanya kenaikan biaya penerbitan surat menyurat yang saat ini beredar di medsos yaitu kenaikan biaya SKCK dan STNK.
    "Keluhan warga kami yaitu adanya proses tes permohonan SIM relatif sulit," bebernya.

    Ungkapan senada juga disampaikan oleh Camat Ngebel, Suseno yang antara lain mengucapkan terimakasih atas kehadiran Kapolres Ponorogo beserta pejabat utama Polres Ponorogo di balai Desa Ngebel.
    "Perlu diketahui bahwa di Kecamatan Ngebel terdiri dari 8 desa, kondisi geografis di Kecamatan Ngebel 90 persen merupakan pegunungan dengan temperatur udara relatif dingin," terang Suseno.

    Camat yang baru saja dilantik oleh Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni ini juga menyampaikan kondisi situasi kamtibmas di Kecamatan Ngebel secara umum aman dan tertib.
    "Ada beberapa kejadian di seputar telaga yang dilakukan oleh orang-orang dari luar Kecamatan Ngebel yang melakukan tindakan yang melanggar norma akan tetapi berkat kesiagapan petugas dari Polsek Ngebel maka hal tersebut dapat ditanggulangi," urainya.

    Secara gamblang Suseno juga menyampaikan bahwa Forpimka Ngebel akan bekerjasama untuk menjaga stabilitas keamanan untuk mendukung kelancaran dan pengembangan wisata.
    "Saat ini di Kecamatan Ngebel terdapat potensi sumber daya alam panas bumi yang dapat diolah menjadi tenaga listrik yaitu di Desa Pupus dan MoU antara pelaksana proyek dengan masyarakat yang terdampak telah terjalin pada empat hari yang lalu," bebernya.

    Dalam arahannya Kapolres Ponorogo, AKBP Harun Yuni Aprin menjelaskan bahwa silaturahmi dengan masyarakat merupakan elemen penting dalam pelaksanaan tugas Kepolisian.
    "Karena wilayah Kecamatan Ngebel memiliki kualitas udara yang masih alami dan sejuk. Dengan kesejukan hati diharapkan dapat mempermudah penyelesaian masalah," tegasnya.

    Pihaknya juga menambahkan bahwa manusia memiliki lima kebutuhan dasar, dimulai dari kebutuhan fisiologis, rasa aman, rasa memiliki dan kasih sayang, perhatian orang lain serta aktualisasi diri.
    "Saya lihat bahwa kemananan merupakan kebutuhan yang cukup mendasar. Rasa aman dapat tercapai apabila dalam diri kita masing-masing memiliki keinginan untuk mewujudkannya," tambahnya.

    Mantan Kapolres Banjar Baru, Kalimantan Selatan ini menyatakan bahwa kehadiran Kepolisian semata-mata melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, harkamtibmas dan gakkum.
    "Peran serta masyarakat dalam mewujudkan kemananan memegang peranan penting dalam pelaksanaan tugas Polri," paparnya. :http://www.liputanindonesianews.com/detail/9541/soal-tertib-kamtibmas-kapolres-ponorogo-gelar-silaturahmi-keliling-desa.html.

    Menurut Kapolres Ponorogo, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengetahui aspirasi masyarakat dalam kaitan dengan pelaksanaan tugas Polri.
    "Bhabinkamtibmas merupakan perpanjangan tugas dan peranan Polri," ungkapnya.

    Selain itu orang nomor satu di Polres Ponorogo mengungkapkan bahwa persamaan persepsi kebutuhan bersama dalam menjaga situasi kamtibmas perlu dibentuk.
    "Pengaruh medsos sangat besar sehingga diperlukan kecermatan dan kedewasaan dalam menelaah pemberitaan-pemberitaan tersebut karena pemberitaan di medsos dapat mengakibatkan terjadinya friksi dan perpecahan untuk memcah belah bangsa Indonesia. Sehingga diperlukan klarifikasi/tabayyun dalam menelaah pemberitaan," bebernya.

    Pihaknya juga menjelaskan bahwa ada upaya berskala nasional untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Sementara itu terkait kenaikan harga penerbitan surat-surat di lingkungan Polri diatur dalam PP No. 60 th 2016 tentang PNBP di lingkungan Polri.
    "Kenaikan tersebut tidak terlalu besar karena digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Berkaitan dengan hal tersebut maka Polri berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat. PNBP akan dipergunakan pemerintah untuk melaksanakan program-program pemberdayaan masysrakat," tandasnya.

    Pada kesempatan itu juga diadakan tanya jawab Kapolres bersama warga Desa Ngebel. Usai dialog diadakan penyerahan bingkisan berisi lampu pengaturan lalu lintas dari Kapolres Ponorogo kepada Kades Ngebel.

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728