Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Seksi Pendma Adakan Sosialisasi BOS

    NGAWI (KR) -  Bertempat di Gedung Pertemuan Al-Falah, Kamis (19/01) Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) adakan Sosialisasi Bantuan Operasional Siswa (BOS) bagi Madrasah Ibtidaiyyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) dengan pemateri Kasi Pendma H. Yasmani.
    Beliau menjelaskan bahwa BOS merupakan program pemerintah untuk penyediaan pendanaan biaya operasional non personalia bagi satuan pendidikan dasar sebagai pelaksana program wajib. Yang dimaksud biaya non operasional adalah biaya untuk bahan atau peralatan pendidikan habis pakai, dan biaya tak langsung berupa daya, air, jasa telekomunikasi, pemeliharaan sarana dan prasarana, uang lembur, transportasi, konsumsi, pajak, dan lain-lain. Hal tersebut didasarkan pada PP No. 48 Tahun 2008 Tentang Pendanaan Pendidikan.
    Pada kesempatan tersebut, beliau juga memaparkan tentang program Pendma jarak dekat ini, termasuk persiapan Ujian Madrasah (UM) dan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN). Disampaikan bahwa pelaksanaan UM dan UAMBN nantinya akan dibuat sistem yang menghasilkan pemetaan Ranking prestasi baik lembaga maupun siswanya. Dengan sistem tersebut maka akan didapatkan data lembaga mana saja yang sudah sesuai dengan kaidah-kaidah pendidikan sehingga perlu dipertahankan dan dikembangkan. Secara bersamaan pun juga akan didapatkan pula data lembaga mana saja yang perlu perhatian sehingga perlu diadakan pendampingan dan penanganan khusus yang dilakukan oleh pengawas bahkan dari Pendma langsung jika diperlukan.
    "Dengan begitu kami akan mengetahui madrasah mana yang sudah bagus dan madrasah mana yang masih perlu perhatian". Tuturnya.
    Terkait evaluasi terhadap anak didik kita, lanjut beliau. Evaluasi harus dilakukan dengan tepat, sebab dalam sebuah Pendidikan itu dari sekian proses yang paling menentukan adalah pada evaluasi, ketika evalusasi bermasalah maka pendidikan pun juga bermasalah.
    "Evaluasi itu menilai, menilai itu menimbang mengukur. Ketika menimbang dan mengukur kita tambahi atau kurangi maka dalil dalam agama jelas, tentu Bapak Ibu sudah faham. itu sebetulnya bumerang yang luar biasa". Pungkasnya.
    Kegiatan tersebut diikuti oleh 170 pegawai yang diri dari Pengawas, Kepala MA, MTs dan MI baik Negeri maupun swasta. :https://jatim.kemenag.go.id/berita/446486/seksi-pendma-adakan-sosialisasi-bos

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728