Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Kapolres Ngawi Pelopori Penangkalan Radikalisme Di Kota Ramah 0

    NGAWI (KR)  – Masih banyaknya paham radikal dengan mengatasnamakan agama yang berkembang di tengah masyarakat, mendapatkan perhatian serius dari seluruh institusi Kepolisian, termasuk Kapolres Ngawi AKBP Suryo Sudarmadi.
    Berbagai upaya dilakukan oleh orang nomor satu dilingkup Mapolres Ngawi tersebut guna mencegah munculnya paham Radikal khususnya di wilayah Hukum Polres Ngawi. Seperti diketahui bersama bahwa keberadaan paham Radikal merupakan salah satu bentuk ancaman terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
    Dan untuk mencegah masuknya sebuah ideology sesat tersebut, Kapolres Ngawi dengan sigap melakukan upaya nyata pencegahan, salah satunya melakuakn pendata tanganan kesepahaman bersama terkait penolakan adanya paham Radikal yang identik dengan teroris.
    Penandatanganan kesepahaman bersama yang dilaksanakan di Aula Mapolres Ngawi (26/1), kali ini dilakukan oleh Kapolres Ngawi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Ngawi dan seluruh Organisasi Masayarakat (Ormas) yang ada di Kota Ramah.
    Dalam hal ini Kapolres Ngawi AKBP Suryo Sudarmadi mengajak semua elemen masyarakat yang ada untuk bersama-sama mewaspadai adanya paham yang mampu mengancam Pancasila sebagai Dasar Negara. Selain itu, Polisi berpangkat melati dua tersebut juga menjelaskan bahwa untuk memerangi Radikalisme bukan Cuma tugas dari aparat Kepolisian saja, melainkan tugas bagi kita semua.
    “Radikalisme merupakan paham dari suatu kelompok yang mengatasnamakan agama untuk merubah tatanan pemerintahan maupun politik secara cepat. Dan untuk mengabulkan tujuan tersebut, mereka sering menggunakan kekerasan bagi siapa saja yang tidak mengikutinya. Hal tersebut jelas-jelas mampu mengancam keutuhan NKRI yang selama ini kita jaga. Maka untuk memeranginya, ya kita harus secara bersama-sama, karena ini bukan hanya tanggung jawab Polisi saja, melainkan tanggung jawab kita semua. Untuk itu kita bersama para tokoh agama dan ormas melakukan Mou sebagai bentuk kebersamaan menjaga keutuhan NKRI dari bahaya radikalisme,” terang AKBP Suryo.
    Selain melakukan Mou, petugas dari Satuan Pembina Masyarakat (Binmas) Polres Ngawi juga melakukan tanya jawab dengan tokoh Agama dan pentolan Ormas yang ada pada sesi akhir acara. :http://maspolin.com/kapolres-ngawi-pelopori-penangkalan-radikalisme-di-kota-ramah/.

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728