Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Tribun Home Nasional Internasional Regional Metropolitan Sains Pendidikan Jakarta Bandung Bogor Jogja Solo Semarang Surabaya Malang Bali Aceh Medan Pekanbaru Batam Jambi Palembang Bangka Lampung Kota Lain Home » Regional » Jawa & Bali Pohon Natal Limbah Kayu Jati Asal Ngawi Banyak Diminati Warga AS dan Italy

     NGAWI (KR) - Menjelang perayaan Natal 2016 ini, permintaan pohon Natal berbahan limbah kayu jati terus mengalir terutama permintaan dari Amerika Serikat (AS) dan Italy.
    Dalam sebulan seorang perajin limbah kayu jati di Sidowayah, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi bisa mengirim ke negara Amerika Serikat dan Italy satu Kontainer atau sekitar 500 buah.
    "Bulan Desember awal seperti ini kiriman kami sudah harus sampai AS dan Italy. Tapi meski begitu untuk kalangan masyarakat mancanegara yang berada di Indonesia sampai awal bulan Desember ini permintaan masih terus mengalir,"kata Ny Gita Perawati pemilik gellery dan workshop UD Jati Alam di Desa Sidowayah, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi salah satu perajin pohon Natal dari limbah kayu jati ini kepada Surya, Selasa (6/12-2016).
    Menurut Ny Gita, sejak bulan Juli lalu hingga November perusahaannya banjir pesanan pohon Natal berbahan limbah kayu jati.
    Tahun 2016, ini pesanan untuk tujuan negara AS dan Italy menunjukan peningkatan.
    "Hampir setiap tahun, pesanan bertambah tambah, dulu setiap bulan, biasanya mulai bulan Juli kiriman hanya satu kontainer atau 500 buah pohon Natal."
    "Tapi tahun ini, untuk gallery saya bisa mengirim satu kontainer ditambah 3 truk kecil,"kata Ny Gita yang sudah menggeluti kerajinan limbah kayu jati lebih dari 11 tahun ini.
    Untuk harga, lanjut Ny Gita, pohon natal terkecil dengan tinggi 70 centimeter dihargai sebesar Rp 100 ribu dan termahal dengan tinggi dua meter dihargai Rp 450 ribu.
    Harga yang disebut itu merupakan harga untuk suplier dengan kondisi tanpa finishing (cat atau politur).
    "Kita kirim ke eksportir Jakarta, Solo, Yogyakarta, dan Surabaya dalam kondisi pohon Natal ini mentah atau setengah jadi (tanpa cat atau politur). Informasinya finishing dilakukan di negara pemesan,"kata perajin pemilik dua showroom di Jalan Raya Ngawi - Solo km 14 ini.:http://www.tribunnews.com/regional/2016/12/06/pohon-natal-limbah-kayu-jati-asal-ngawi-banyak-diminati-warga-as-dan-italy.

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728