Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Menurunnya rasa cinta kebangsaan Danrem 081/DSJ, ingatkan bahaya komunis

    MADIUN (KR)  – Dalam rangka menyikapi situasi dan kondisi yang berkembang saat ini khususnya di wilayah Madiun, bertempat di RRI Madiun Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Inf Piek Budyakto melaksanakan dialog interaktif tentang Analisa dan Evaluasi tahun 2016 yang disiarkan langsung oleh RRI Madiun Jl. Mayjen Panjaitan no 10 Madiun mulai pukul 10.00 WIB. Kamis (29/12/16)
    Pada Kesempatan tersebut Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Piek Budyakto mengatakan tentang Ipoleksosbud Korem 081/DSJ dan jajaran telah mensosialisasikan kepada masyarakat tentang adanya bahaya komunis gaya baru yang mulai muncul agar selalu tetap waspada dan selalu menyatukan visi dan misi untuk menjaga keamanan, keteriban serta keutuhan NKRI dengan selalu mengapresiasi untuk menghidupkan kembali kesenian dan budaya daerah.
    Mengenahi menurunnya rasa cinta kebangsaan terhadap generasi muda karena adanya era globalisasi, kita sebagai generasi pendahulu harus bertanggung jawab untuk mengenalkan kembali tentang sejarah Indonesia dan para pahlawan, kesenian daerah yang kita miliki serta mencintai produk-produk Indonesia dari pada produk Negara lain.
    Menanggapi dari pendengar tentang radikalisme Danrem menyampaikan bahwa bahaya Radikalisme dan Komunis gaya baru adalah gerakan bahaya yang tanpa bentuk organisasinya tetapi ada pergerakannya, mereka menggunakan berbagai metode dan cara untuk mengubah dasar Negara Pancasila dengan dasar Negara lain yang tidak sesuai dengan Pancasila. Caranya bermacam-macam, contohnya dengan mengadakam demo yang memaksakan suatu kehendak sehingga kita semua harus mencegahnya dengan bersama-sama.
    Sedangkan dalam menanggapi tentang penditrian pupuk Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Piek Budyakto mengatakan Korem 081/DSJ sebagai Komando kewilayahan mendapat tugas tambahan untuk melaksanakan pendampingan mensukseskan program swasembada pangan, kaitanya dengan penditribusian pupuk, terutama pupuk yang bersubsidi akan kita kawal mulai dari keluar pabrik sampai ke gapoktan yang membutuhkan. Apabila ada kendala di setiap gapoktan ada babinsa pendaping yang selalu siap untuk membantu, sampaikan setiap permasalahan tentang penditribusian pupuk yang menyimpang segera laporkan kepada Danramil atau babinsa pendamping, tegasnya. :http://siginjainews.com/2016/12/29/menurunnya-rasa-cinta-kebangsaan-danrem-081dsj-ingatkan-bahaya-komunis/.

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728