Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Hari Bela Negara 2016 di Kota Madiun: Wali Kota Minta Warga Waspadai Ancaman Ideologi

    MADIUN (KR)  - Wakil Wali Kota Madiun, Sugeng Rismiyanto memimpin kegiatan upacara peringatan bela negara yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) setempat di halaman Balai Kota setempat, Senin (19/12) pagi. Mengenakan seragam PNS (Pegawai Negeri Sipil), upacara dilaksanakan secara serentak itu diikuti seluruh jajaran pemerintahan setempat. Diantaranya Asisten, Staf Ahli dan Kepala SKPD dan pejabat struktural.
    Wakil Wali Kota Madiun yang bertindak selaku Inspektur upacara membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia. Diantara ringkasan isinya mengajak seluruh Rakyat Indonesia untuk menatap masa depan, dengan kaki kita tertanam kuat dalam sejarah perjuangan bangsa. "Saat ini, tantangan dan ancaman terhadap kedaulatan bangsa sudah berkembang baik fisik maupun non fisik. Ancaman berkembang menjadi bersifat multidimensi karena karakter ancaman dapat bersumber dari Ideologi, politik, ekonomi, dan sosial budaya," kata Wakil Wali Kota dalam sambutannya.

    Dalam menghadapi ancaman multidemensi tersebut, lanjut Sugeng, maka konsep bela negara yang kita miliki harus bersifat multi dimensi. Kita membela negara dengan memberantas narkoba, melawan praktek korupsi, pungli, mencegah berkembangnya bibit-bibit ektrimisme dan terorisme di bumi Nusantara. "Bagi saya, upaya melawan aksi pencucian ratusan juta ton ikan per tahun di perairan kita adalah juga tindakan bela negara. Upaya mewujudkan kedaulatan pangan adalah bela negara. Untuk bisa tegak berdiri di kaki sendiri secara ekonomi dengan mendirikan UKM dan menjadi wiraswasta adalah bela negara. Upaya kita melawan ancaman kemiskinan keterbelakangan dan ketertinggalan adalah upaya bela negara," katanya.:http://www.skhmemorandum.com/daerah/madiun-raya/item/9419-ari-bela-negara-2016-di-kota-madiun-wali-kota-minta-warga-waspadai-an.

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728