Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Gemira Jatim ziarah KH. Kasan Besari Tegalsari di Ponorogo

    PONOROGO (KR) -  Jawa Timur, memiliki sejarah besar di masa lalu yang salah satu tandanya bisa dilihat dari masjid dan bekas Pondok Pesantren Tegalsari di Kecamatan Jetis.
    Sabtu,31/12/2016 Rombongan PD.GEMIRA Jawa Timur mengadakan ziarah ke  Pesantren Tegalsari dipimpin oleh Kiai Mohammad Besari dan penerus atau cucunya Kiai Kasan Besari
    Ketua Gerakan Muslim Indonesia Raya (GEMIRA) Jawa Timur, Didik Supriyanto, ST.,S.Sos.,M.Si mengemukakan hakikat ziarah ke makam itu adalah dalam konteks berdzikir juga, yakni semakin menguatkan ingatan tentang kematian. Maka yang dibaca oleh para peziarah adalah doa-doa untuk para leluhur dan para tokoh besar itu.
    Makam para tokoh menjadi tempat ziarah karena semasa hidupnya banyak memberikan kemanfaatan besar bagi orang banyak dan ketika jasadnya sudah di alam kubur juga masih terus dikenang dan terus menebarkan manfaat dalam bentuk lain.
    Selain itu, kata, Didik yang juga sekretaris Himpunan Pengusaha Nahdliyin ( HPN), kalau berziarah ke Tegalsari kita dapat membaca tentang semangat Islam akulturasi yang saat ini dikenal sebagai Islam Nusantara.
    “Pondok Pesantren Tegalsari yang hidup dalam kurun Kerajaan Mataram mempunyai keunikan kurikulum yang membaurkan atau akulturasi Islam dan budaya Jawa sebagai upaya meredam persitegangan antara Islam dan kejawen warisan konflik Raden Bathoro Katong dan Ki Ageng Kutu,” katanya.
    “Pondok Pesantren Tegalsari, kata dia, melahirkan kiai-kiai besar se-Jawa yang kini tersebar di Ponpes Gontor, Tebuireng, Lirboyo, Ploso, Bendo, Jampes dan lainnya yang merupakan anak turun dari sesepuh Tegalsari”. Pungkas, Didik. :http://gemirajatim.or.id/gemira-jatim-ziarah-kh-kasan-besari-tegalsari-di-ponorogo/.

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728