Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Ditjen PEN Kemendag Pantau Harga di Madiun

     
    MADIUN (KR) -  Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengembangan Ekspor Nasional (PEN), Kementerian Perdagangan RI melakukan peninjauan di sejumlah pasar tradisional di Kota Madiun, Selasa (27/12/2016). Tim berjumlah lebih lima orang, dipimpin Direktur PEN Kemendag, Arlinda.

    Kali pertama, tim langsung menuju Pasar Kojo, dilanjutkan ke Pasar Besar Madiun (PBM) dan pasar sepur. Pada kesempatan tersebut, tim meninjau sejumlah kios dan lapak pedagang, untuk memantau sejumlah harga dan ketersediaan komoditas, diantaranya daging sapi, daging ayam, bawang putih, segala jenis cabai, minyak goreng, beras dan gula pasir.

    Ditemui saat melakukan peninjauan di PBM, Arlinda mengaku kedatangannya di Kota Madiun merupakan instruksi Presiden untuk memantau langsung di lapangan terkait harga dan stok komoditas. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi gejolak harga yang signifikan di pasaran.

    "Saya melihat di Madiun ini dari beberapa pasar yang kami pantau, harganya cukup stabil. Hanya yang berbeda memang harga cabai rawit merah," ungkap Arlinda kepads wartawan, Selasa (27/12/2016)

    Dikatakannya, ketersediaan bahan pokok di Kota Madiun masih tercukupi, meskipun sejumlah barang didatangkan dari daerah lain di luar Kota Madiun. Selain meninjau tiga lokasi pasar tradisional di Madiun, tim Ditjen PEN Kemendag juga meninjau Bulog Sub Divre Madiun dan Pabrik Gula Redjo Agung baru.

    Peninjauan tersebut didampingi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Pariwisata (Disperindagkoppar) Sudandi, Kepala Dinas Pasar, Gaguk Haryono, bagian humas dan protokol, serta staf pemkot Madiub.:http://gunungsitoli.rri.co.id/madiun/post/berita/342600/daerah/ditjen_pen_kemendag_pantau_harga_di_madiun.html.

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728