Random Posts

3/random/post-list

Technology

3/Technology/post-list

Disperta Madiun Berikan Pelatihan Pembuatan Pupuk Bokashi

Tidak ada komentar :

MADIUN (KR)- Melihat kondisi masyarakat yang bergantung pada pupuk kimia, Dinas pertanian kabupaten Madiun Jawa Timur memberi pelatihan pupuk organik cair dan Bokashi kepada masyarakat di desa Kuncen, kecamatan Mejayan, kabupaten Madiun, Selasa (22/11/2016)

Kegiatan ini sekaligus membuka peluang peternak sapi dalam mengolah pupuk organik. Pembuatan pupuk ini merupakan salah program kerja Dinas Pertanian dengan petani jejaring pembuat dan pemakai pupuk organik (JP.4-O) Kebonagung.

Selain memanfaatkan kotoran ternak, program kerja yang bertemakan “Pelatihan Kegiatan Penyuluhan dan Pendampingan Petani dan Pelaku Agribisnis ” ini juga memanfaatkan abu sekap, dedak, gula pasir, dan beberapa zat kimia.

“Pupuk bokashi adalah pupuk alami yang dibuat dengan cara memfermentasikan kotoran hewan seperti sapi atau kambing dengan larutan organik berupa phefoc dan sot HCS,” terang Sadiman narasumber dari (JP.4-0), Selasa (22/11/2016).

Sadiman juga mengatakan, ada dua tahap dalam pembuatan pupuk ini. Pada tahap pertama kotoran ternak dibersihkan dari bibit hama dengan menyemprotkan phefoc berupa larutkan 50 ml phefoc dengan 25 gram gula pasir yang kemudian diaduk dalam ember berisi air sebanyak 5 liter.

“Lalu letakkan kotoran ternak di atas terpal dan siramkan larutan Phefoc tadi ke kotoran tersebut. Aduk hingga merata lalu tutup rapat kotoran dengan terpal agar terjadi proses fermentasi,” ujarnya menjelaskan.

Lebih lanjut, kotoran hasil fermentasi tahap 1 dicampurkan degnan abu sekam dan dedak secara merata. “Agar terjadi proses fermentasi tahap 2, diperlukan waktu sekitar selama 3 hari" pungkas Sadiman.

Dinas Pertanian kabupaten Madiun melalui Kabid Alsintan, Roeminingsih atau yang biasa di panggil bu Mimin mengatakan, dengan adanya pelatihan ini petani dan masyarakat mempunyai ketrampilan. “Dengan adanya pelatihan pembuatan pupuk Bokashi ini petani dan masyarakat dapat memiliki keterampilan dan mampu memanfaatkan kotoran ternak menjadi pupuk organik. Juga mengurangi penggunaan pupuk kimia serta menghemat biaya pembelian pupuk," pungkasnya.
Sumber : http://realita.co/index.php?news=Disperta-Madiun-Berikan-Pelatihan-Pembuatan-Pupuk-Bokashi~3b1ca0a43b79bdfd9f9305b812982962902ecc3e7a1c3dc81d93ad515666b914

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.