Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Cuaca Jadi Alasan Kenaikan Harga Sayuran di Madiun

    MADIUN (KR) — Harga sayuran di sejumlah pasar tradisional yang ada di Kabupaten Madiun, Jawa Timur terpantau tinggi akibat pasokan dari petani yang berkurang menyusul dampak dari cuaca ekstrem yang terjadi selama ini.
    Pedagang sayuran di Pasar Sambirejo, Kecamatan Jiwan, Sulastri, di Madiun, Rabu (7/12/2016), mengatakan harga sayuran yang mengalami kenaikan signifikan di antaranya kubis, kentang, buncis, dan tomat.
    "Harga kubis kemarin sempat mencapai Rp11.000 per kilogram. Sekarang masih belum stabil, berkisar antara Rp9.000 sampai Rp11.000 per kilogram. Kalau cabai, terpantau stabil tinggi di kisaran Rp40.000 hingga Rp50.000 per kilogram," ujar Sulastri kepada wartawan.
    Sementara, harga kentang bervariasi antara Rp10.000 hingga Rp12.000 per kilogram, tomat dari Rp6.000 menjadi Rp8.000 per kilogram, wortel dari Rp5.000 menjadi Rp6.000 per kilogram, dan buncis naik dari Rp9.000 menjadi Rp10.000 per kilogram.
    Menurut dia, tingginya harga sejumlah sayuran tersebut disebabkan karena petani di sentra produksi, seperti di daerah Plaosan Magetan, mengalami gagal panen akibat curah hujan yang tinggi selama beberapa bulan terakhir.
    "Petani mengaku gagal panen karena tanaman sayurnya banyak yang rusak setelah terkena hujan terus-menerus. Kondisi tersebut membuat hasil panen menurun drastis yang berimbas pada pasokan di pasar," kata dia.
    Dalam sepekan biasanya ia mendapat jatah pasokan tiga kali dengan sekali kirim bisa mencapai 50 kilogram, kini hanya tinggal dua kali pengiriman, dan bahkan sekali saja.
    Petani sayur lainnya di Pasar Pagotan, Kecamatan Geger, Sukirno, mengaku stok sayuran yang dijualnya dari petani selama sepekan terakhir cenderung berkurang, padahal kebutuhan konsumen tergolong tetap. :http://surabaya.bisnis.com/read/20161207/4/92925/cuaca-jadi-alasan-kenaikan-harga-sayuran-di-madiun.

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728