Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Ajarkan Tertib Lalu Lintas, Polres Ponorogo Kunjungi SMK Slahung

    PONOROGO (KR) -  Rabu, (21/12/2016), puluhan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ki Hajar Dewantara Slahung menerima arahan dari Kasatlantas Polres Ponorogo, Imam Mustolih, terkait tata tertib dalam berlalu lintas. Sebanyak 70 peserta terlihat antusias mengikuti setiap penjelasan yang dilakukan Kasatlantas. Program yang diberi nama Sinema Terapi untuk Keselamatan Diri (Sate Tukri) ini merupakan salah satu rangkaian Police Goes to School. Selain melakukan penjelasan tentang tertib lalu lintas juga untuk menekan dan meminimalisir kecelakaan lalu lintas (laka lantas) usia produktif terutama para pelajar sekolah.


    Kasatlantas yang baru bertugas di Ponorogo sejak bulan Agustus lalu ini menjelaskan lima poin himbauan yang harus diperhatikan para pelajar.

    “Pertama, menggelorakan keselamatan berlalu lintas sebagai kebutuhan dilihat. Data laka lantas yang ada masih sebagian besar melibatkan pelajar di bawah umur,” jelasnya melalui siaran pers yang diterima Cendana News.

    Kedua, penyampaian materi safety riding serta isi UU No. 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Ketiga, para pelajar diharapkan bisa menjadi duta pelopor keselamatan berlalu lintas untuk ciptakan Ponorogo yang kondusif dan pelajar tertib dalam berlalu lintas. Keempat, menyampaikan larangan penggunaan knalpot brong dan kelengkapan kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

    “Dan kelima, komitmen moral untuk menjadikan ketertiban dan keselamatan di jalan sebagai kebutuhan dan gaya hidup,” ujarnya.

    Menurutnya, poin kelima ini penting di mana para pelajar diajak lebih sadar diri, mulai yang paling kecil bahwa keselamatan pribadi melalui tertib berlalu lintas bisa dijadikan suatu kegiatan yang rutin sebagai gaya hidup.

    “Di dalam kegiatan ini juga ditayangkan audio visual yang menjadi penyembuhan diri yang tidak tertib lalu lintas. Supaya para pelajar lebih mengerti terhadap apa yang disampaikan,” tuturnya.

    Pemilihan nama Sate Tukri pun dinilai lebih sering didengar masyarakat bumi reog, kerjasama ini pun menguntungkan kedua belah pihak. Bentuk kerjasamanya dengan mencantumkan himbauan lalu lintas saat membeli Sate Tukri. Hal ini diharapkan bisa menjadi pencerahan juga bagi masyarakat agar lebih taat berlalu lintas.

    “Program ini dibuat dari hulu ke hilir agar masyarakat lebih sadar dalam berlalu lintas,” pungkasnya. :http://www.cendananews.com/2016/12/ajarkan-tertib-lalu-lintas-polres.html.

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728