Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Tanah Longsor Kembali Terjang Duwet Ponorogo

    PONOROGO (KR)  - Musibah bencana alam tanah longsor kembali menerjang wilayah Timur Bumi Reyog Ponorogo. Tanah longsor sering terjadi di Ponorogo akhir-akhir ini disebabkan oleh labilnya kontur tanah di beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten yang dipimpin Bupati Ipong Muchlissoni tersebut.
    Selain di Kecamatan Sawoo, tanah longsor juga terjadi di Dukuh Duwet, Desa Ngadirojo, Kecamatan Sooko, Rabu (23/11). Bahkan longsor di wilayah tersebut menyebabkan gunturan tanah dan juga retakan di beberapa titik.
    Mendapati laporan bencana di wulayahnya, jajaran Muspika Kecamatan Sooko langsung melakukan peninjauan ke lokasi bencana tanah longsor, Kamis (24/11) pagi hingga siang. Tampak mendatangi lokasi bencana, antara lain Kapolsek Sooko AKP Sugeng Sukamto bersama sama dengan Kapten Inf Usman Efendi selaku Danramil Sooko.
    Selain itu juga tampak di lokasi adalah Edy saku Waka Perhutani KPH Lawu Ds dan Yudiono Asper KPH Lawu Ds. Mereka melaksanakan pengecekan tanah longsor  dan retakan tanah di lahan Perhutani Petak 164 C Dukuh Duwet, Desa Ngadirojo, Sooko.
    Menurut Babinkamtibmas Desa Ngadirojo, Bripka Hendro pihaknya mendapatkan informasi dari Haji Santoso selaku mantri perhutani KPH Lawu Ds bahwa di petak 164 C terjadi tanah longsor dan tanah retak yg mengakibatkan 27 pohon pinus tumbang.
    Adanya laporan bencana alam yang terjadi tersebut, jajaran Muspika yang terdiri Kapolsek Sooko dan Danramil Sooko didampingi Perhutani mengecek ke lokasi longsor untuk mengetahui kerugian dan dampak kejadian tanah longsor. "Kami juga ingin tahu apakah retakan tanah tersebut berdampak terhadap pemukiman penduduk atau tidak," kata AKP Sugeng Sukamto.
    Dia menambahkan, berdasarkan dari hasil pengecekan bahwa retakan tanah tersebut jika terjadi longsor lagi kemungkinan kecil mengenai pemukiman penduduk karena jarak antara retakan tanah dan pemukiman penduduk, sekitar 2 KM. "Selain itu arah longsoran juga terhalang lereng gunung," tandasnya.
    Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Kades dan perangkat Desa Ngadirojo agar menghimbau warga Dukuh Duwet, Desa Ngadirojo supaya waspada dan hati hati bila terjadi hujan deras yang terus menerus. "Tingkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan bencana di wilayah ini," pintanya.:http://www.metroterkini.com/berita-29501-tanah-longsor-kembali-terjang-duwet-ponorogo.html.

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728