lifestyle,

Dosen STAIN Ponorogo Kecewa Pemotongan Anggaran

November 02, 2016 madiunkita 0 Comments

PONOROGO (KR)  - Mimbar damai beberapa oknum dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Ponorogo rupanya buntut panjang dari kebijakan Presiden Jokowi dan Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati tentang pemotongan anggaran. Puluhan dosen di STAIN Ponorogo mengaku kecewa.

"Kalau dari Menkeu maupun presiden kan yang dipotong untuk anggaran rapat, anggaran perjalanan dinas. Bukan anggaran lain," kata Koordinator Mimbar Dosen, Anwar Muhajidin.

Anwar menerangkan kenyataannya di STAIN Ponorogo yang dipangkas malah uang pengabdian masyarakat, uang penelitian. Bahkan untuk uang perjalanan dinas tidak dipotong.

"Saya heran, perjalanan dinas tidak dipotong. Malah sekarang posisi Ketua STAIN Ponorogo malah ke Lampung dengan anggaran. Kami kecewa, tidak ada transparasi dana," tambahnya.

Selain itu, lanjut dia, setahun terakhir juga jarang seluruh tim akademik dilibatkan. Terutama dalam masalah ubah status dari STAIN menjadi Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo.

Pun pihak petinggi STAIN Ponorogo dirasa tidak transparan masalah pemilihan ketua program studi (prodi) maupun ketua jurusan. "Kami kecewa. Kami juga dosen. Bukan hanya petinggi di rektorat saja," terangnya.

Diberitakan sebelumnya aksi mimbar dosen STAIN Ponorogo berakhir ricuh. Pasalnya mimbar yang ditunggangi beberap dosen karena merasa dirugikan dengan pihak rektorat, ternyata juga merugikan mahasiswa sendiri.

Hampir seluruh mahasiswa satu-satunya perguruan tinggi negeri di Ponorogo tersebut tidak kuliah. Bahkan mahasiswa dipaksa untuk mendengarkan mimbar dosen.

"Ini moment yang sangat merugikan mahasiswa. Karena mahasiswa tidak tahu apa-apa. Tidak kuliah, tidak ada pemberitahuan sebelumnya," kata Muhammad Irsyad, salah satu mahasiswa. :http://beritajatim.com/pendidikan_kesehatan/281259/dosen_stain_ponorogo_kecewa_pemotongan_anggaran.html.

0 Comments:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.