Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Minim Murid Empat Sekolah Dasar di Ponorogo Tutup

    PONOROGO (KR)  --- Dalam kurun waktu dua tahun yakni 2013-2015 sebanyak empat sekolah di Ponorogo ditutup karena tidak ada murid yang mendaftar. Keempat sekolah yang ditutup tersebut yakni SDN 2 Slahung, Kecamatan Slahung, SDN 2 Bedingin, Kecamatan Sambit, SDN 2 Ngumpul, Kecamatan Balong dan SDN 3 Gelang Kulon.
    Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar Menengah (Dikdasmen) Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo, Purwo menjelaskan, hasil pendataan dinas pada tahun 2013 pembukaan pendaftaran kelas 1 hanya ada tiga siswa.
    "Akhirnya siswa memutuskan pindah ke sekolah lain," jelasnya kepada Cendana News, Rabu (26/10/2016).
    Pihak sekolah pun memutuskan untuk tidak menerima siswa baru lagi. Dan siswa yang terlanjur sekolah dipertahankan hingga lulus.
    "Sekolah mengajukan proposal untuk ditutup, yang mengajukan empat sekolah tersebut," ujarnya.
    Sedangkan untuk nasib guru dan aset sekolah menunggu keputusan dari Unit Pelaksana Teknis (UPT). Guru yang lolos test kemampuan langsung disalurkan ke sekolah yang membutuhkan.
    "Dan untuk aset dipinjamkan ke sekolah yang digabung, seperti bangku, sarana, dan lainnya," tuturnya.
    Menurutnya, sekolah yang mengajukan proposal penutupan sudah ditata dengan sebaik-baiknya sehingga diharapkan tidak menimbulkan masalah dikemudian hari.
    "Nanti dari UPT, Dindik yang akan melakukan kunjungan untuk survei bagaimana keadaan sebenarnya," ungkapnya.
    Purwo pun menambahkan analisa keempat sekolah tersebut ditutup karena animo masyarakat yang lebih mempercayakan anaknya untuk sekolah di kota daripada di desanya sendiri. Meskipun dengan konsekuensi harus mengantar-jemput anaknya saat bersekolah.
    "Itu yang berpengaruh sepinya sekolah di desa," pungkasnya. .:http://www.cendananews.com/2016/10/minim-murid-empat-sekolah-dasar-di.html.

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728