lifestyle,

DPRD Ngawi Apresiasi Kirab Resolusi Jihad Satu Tindakan Spirit Nasionalisme

Oktober 18, 2016 madiunkita 0 Comments


NGAWI (KR) Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto Jatmiko mengapresiasi langkah PBNU melakukan Kirab Resolusi Jihad dalam rangka Hari Santri Nasional 2016 sebagai salah satu tindakan nyata membentuk jiwa nasionalis total. Antok demikian panggilan akrabnya usai menghadiri penyambutan Kirab Resolusi Jihad di Pendopo Wedya Graha Ngawi mengatakan, salah satu gerakan kaum Nahdliyin tersebut menginspirasi semua pihak untuk meneladani semangat jihad keindonesiaan para pendahulu.
“Kirab Resolusi Jihad bagian dari kegiatan Hari Santri Nasional sebagaimana ditetapkan Presiden dua tahun lalu menjadi inspirasi semua pihak terutama para tokoh, ulama, maupun generasi muda untuk lebih menjiwai nasionalisme akan bangsa ini,” tegas Antok, Senin (17/10).
Tidak sebatas itu jelasnya, Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh Pendiri NU KH. Hasyim Asy’ari pada tanggal 22 Oktober tahun 1945 di Surabaya sebagai awal pembentukan karakter jihad untuk membela tanah air dari cengkeraman kolonialisme dan imprealisme. Dengan landasan itulah kemerdekaan akan bangsa Indonesia dapat dipertahankan hingga kini.
“Jadi sejarah santri di republik ini sangat melekat pada bangsa kita. Tentu sudah menjadi wajib kita sebagai generasi bangsa mengucapkan selamat Hari Santri serta mengajak agar kita tetap memperkokoh sendi-sendi kebangsaan dengan memperkokoh nasionalisme,” jelasnya lagi.
Dia juga berpendapat, perjuangan kemerdekaan Indonesia tidak akan pernah terwujud jika tidak ada cita-cita bersama untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Tegas legislator sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi ini menyebut, sejarah mencatat para santri mewakafkan hidupnya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

Sumber : http://www.siagaindonesia.com/136620/dprd-ngawi-apresiasi-kirab-resolusi-jihad-satu-tindakan-spirit-nasionalisme.html

0 Comments:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.