Header Ads

ad728
  • Breaking News

    BPBD Magetan Imbau Warga Waspadai Hujan Deras

     
     
    MAGETAN (KR) - Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan, Jawa Timur, mengimbau warga yang tinggal di wilayah lereng Gunung Lawu untuk mewaspadai hujan deras yang berpotensi menimbulkan tanah longsor dan banjir bandang.

    Kepala Pelaksana BPBD Magetan Agung Lewis di Magetan, Selasa mengatakan banjir bandang yang terjadi sebelumnya di Desa Ngancar, Plaosan, diperkirakan karena curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir. 

    "Akibatnya, kondisi sungai dan air terjun yang ada di bukit tidak kuat menahan debit air yang sangat banyak akibat hujan deras dan tumpukan material ranting dan kayu hingga akhirnya terjadi banjir bandang," ujar Agung Lewis kepada wartawan.

    BPBD sebelumnya sudah memprediksi kemungkinan akan terjadinya banjir bandang di wilayah Plaosan. Hal itu disesuaikan dengan prediksi cuaca dari BMKG Stasiun Meteorologi Klas I Juanda, Surabaya.

    "Kami sudah mengimbau sejak awal bulan lalu untuk berhati-hati akan kemungkinan bencana. Baik longsor ataupun banjir bandang ke masyarakat," katanya.

    Menurut ia, akibat banjir bandang kemarin, sejumlah infrastruktur umum rusak. Seperti jembatan dan pipa saluran air terputus. Akibatnya, kebutuhan air minum dan sarana MCK warga terganggu. 

    "Kami bersama pihak desa terus melakukan pendataan. Kerugian ditaksir mencapai Rp800 juta. Selain infrastruktur, banjir bandang juga merusak rumah, lahan pertanian, dan ternak," katanya.

    Sementara, Kapolsek Plaosan AKP Ruwajianto mengatakan, pascabanjir bandang kemarin, warga dibantu petugas BPBD, Kodim Magetan, dan polsek setempat melakukan perbaikan jembatan guna memperlancar arus lalu lintas antardesa.

    "Perbaikan jembatan juga untuk menghidari kerusakan yang lebih parah jika terjadi hujan deras atau banjir bandang susulan," kata Ruwajianto.

    Selain memperbaiki jembatan, warga dan petugas gabungan juga bergotong-royong membersihkan aliran sungai yang tertutup material kayu, batu, dan batang pohon besar. 

    Pihaknya juga mengimbau warga mewaspadai curah hujan yang masih sangat tinggi karena sesuai prediksi bulan Oktober wilayah Jawa Timur sudah memasuki musim hujan. 

    Sesuai pemetaan, wilayah lereng Gunung Lawu, yakni Kecamatan Plaosan, Poncol, Parang, Panekan, dan Sidorejo sangat rawan tanah longsor dan banjir bandang saat musim hujan berlangsung.:http://www.antarajatim.com/lihat/berita/185580/bpbd-magetan-imbau-warga-waspadai-hujan-deras.

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728