lifestyle,

Bengawan Madiun Surut, Namun Bengawan Solo Masih Stagnan

Oktober 11, 2016 madiunkita 0 Comments


MADIUN (KR) - Menjelang Selasa dini hari, debit Sungai Bengawan Madiun yang melintasi Kabupaten Ngawi, terpantau surut. Sebelumnya, terjadi kenaikan 5 centimeter setiap jamnya.

Untuk mengurangi genangan air, sejumlah relawan mengunakan pompa air, untuk dialirkan menuju Sungai Bengawan Madiun. Hingga tengah malam, ketinggian debit air Sungai Bengawan Madiun, relatif mulai surut. Terutama di Kawasan Kabupaten Ngawi Bagian Timur. Menurut Suparman relawan Banser, sebelum tengah malam , debit Sungai Bengawan Madiun mengalami kenaikan 5 centimeter tiap jamnya. Untuk mengatasi banjir di Kawasan Dadapan Klitik , sebanyak 6 pompa air difungsikan untuk mengalirkan air melalui tanggul. 

Sementara itu, Sungai Bengawan Madiun yang melintasi Ngawi, terpantau masih stagnan atau belum surut. Dari Jawa Tengah dilaporkan air mulai surut, namun karena wilayah Jawa Timur, terjadi hujan lebat, volume airnya relatif masih besar. Dampaknya, kawasan perumahan di Kelurahan Margomulyo tergenang air. Namun air kemudian cepat surut, sehingga tak memasuki rumah warga.

Prediksi BPBD Ngawi, kedua sungai besar yang bertemu di Kota Ngawi. Arusnya akan kembali normal menjelang siang hari.   Kondisi ini, karena sejumlah sungai di Wilayah Magetan, Ponorogo dan Madiun, terpantau sudah surut saat  dini hari.:http://www.pojokpitu.com/baca.php?idurut=34532&&top=1&&ktg=J%20Mataraman&&keyrbk=Peristiwa&&keyjdl=banjir%20ngawi.

0 Comments:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.