Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Pertahankan Budaya, PNS Ponorogo Pakai Baju Warok


    PONOROGO (KR) Ada pemandangan berbeda kali ini di Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo. Ada pemandangan unik, hampir semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) memakai baju khas Ponorogo.
    Untuk PNS pria diwajibkan memakai baju warok. Mulai dari sandal warok, celana warok dan pakaiannya atau penadon berwarna hitam. Pun bagian kepala juga menggunakan udeng. Sementara untuk PNS wanita diwajibkan memakai baju batik khas Ponorogo.
    Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, mengatakan, untuk memakai baju khas Ponorogo untuk PNS pria berbaju warok dan PNS wanita berbaju batik memang diterapkan saat HUT Ponorogo ke 520.
    "Seminggu ini, mulai Senin (1/8/2016) sampai Rabu (11/8/2016) PNS di lingkup Pemkab Ponorogo saya wajibkan. Pun dengan BUMN, guru di Ponorogo juga memakai baju khas tersebut," katanya kepada wartawan, Selasa (2/8/2016).
    Hal tersebut bukan tanpa alasan. Karena ingin mempertahankan budaya yang ada di Ponorogo. Dan tidak dicomot begitu saja oleh Kabupaten lain ataupun negara lain. Karena kesenian Reyog pernah diklaim oleh Malaysia.
    Dia mengatakan kedepannya akan dipikirkan untuk PNS dalam lima hari kerja ada yang memakai baju warok. Karena sementara ini hari Senin-Selasa memakai baju Linmas, Rabu memakai baju hitam putih, sedangkan Kamis- Jumat memakai baju batik. "Nanti akan saya ganti, entah hari Jumatnya diganti dengan baju warok. Biar orang juga tidak bosen, ada variasi," katanya.
    Sementara salah satu warga Ponorogo yang sedang mengurus E-kTP, Uly Lailatul, mengatakan, kaget saja melihat PNS di Ponorogo memakai baju warok. Dia menuturkan terlihat santai pegawainya. "Jadi ngurus KTP nya gak tegang. Soalnya lihat PNS-PNS memakai baju khas warok," pungkasnya.
    Sumber : http://m.beritajatim.com/politik_pemerintahan/272793/pertahankan_budaya,_pns_ponorogo_pakai_baju_warok.html

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728