Header Ads

ad728
  • Breaking News

    KPU Madiun Batasi Jumlah Sumbangan Kampanye Pilkada


    MADIUN (KR) Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan membatasi jumlah sumbangan ataupun sponsor dana yang akan digunakan untuk kampanye pasangan calon kepala daerah pada ajang pemilu ataupun pilkada mendatang.

    "Pembatasan dana sumbangan untuk kampanye tersebut telah diatur dalam Peraturan KPU Nomor 8 tahun 2015. Hal itu nantinya juga berlaku untuk Pilkada Kota Madiun tahun 2018," ujar Ketua KPU Kota Madiun Sasongko kepada wartawan, Kamis.

    Berdasarkan peraturan tersebut, sumbangan kampanye perseorangan ditetapkan maksimal hanya Rp75 juta, dari badan hukum dan swasta maksimal Rp750 juta. Sedangkan sumbangan dari parpol atau gabungan parpol jumlahnya tak terbatas sesuai kemampuan.

    Ia menjelaskan, pengaturan dana kampanye tersebut mengacu standar satuan barang dan jasa di masing-masing daerah. Saat ini, rancangan peraturan KPU itu masih dibahas di DPR. 

    "Diharapkan, dengan pembatasan tersebut, nantinya kampanye akan diatur ketat dan terukur. Sehingga, tidak akan ada lagi persaingan dalam kampanye," kata dia.

    Menurut Sasongko, dana kampanye pasangan calon dapat diperoleh melalui sumbangan parpol atau gabungan parpol, sumbangan pasangan calon, dan sumbangan pihak lain yang tidak mengikat. Meliputi sumbangan perseorangan maupun badan hukum swasta. 

    "Nantinya, dana tersebut digunakan untuk kegiatan di luar kampanye yang didanai APBD Kota Madiun," katanya.

    Adapun, alat peraga kampanye yang dibiayai APBD, nantinya berjumlah 68 ribu unit sesuai jumlah kepala keluarga di Kota Madiun. 

    Sementara biaya pemasangan diserahkan kepada pasangan calon. Itu belum termasuk iklan di media massa cetak maupun elektronik. 

    Sasongko menambahkan, meski Pilkada Kota Madiun baru akan digelar pada tahun 2018, namun berbagai persiapan telah dilakukan mulai dari sekarang. Di antaranya sosialisasi tentang undang-undang pemilu yang baru, penyusunan daftar calon pemilih, dan penyusunan anggaran pilkada setempat.

    Terkait anggaran, pihaknya telah mengajukan ke Pemkot Madiun sebesar Rp13,4 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk seluruh tahapan pilkada setempat. 

    "Sifatnya masih usulan, bisa jadi nanti jumlah dana yang disetujui berbeda dari usulan. Masih dibahas oleh eksekutif dan legislatif," katanya. (*)
     
    Sumber : http://www.antarajatim.com/lihat/berita/181846/kpu-madiun-batasi-jumlah-sumbangan-kampanye-pilkada

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728