Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Polres Madiun Kota Nilai Operasi Ramadniya Berhasil


    MADIUN (KR) Pihak Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota menilai bahwa pelaksanaan Operasi Ramadniya Semeru tahun 2016 di wilayah hukum setempat tergolong berhasil karena tidak ada kejadian yang menonjol.

    "Alhamdulillah, pelaksanaan Operasi Ramadniya berlangsung lancar. Hasil analisis dan evaluasi menyebutkan selama operasi berlangsung situasi di Kota Madiun cukup aman. Dengan demikian, kami simpulkan Operasi Ramadniya 2016 di Kota Madiun berhasil," ujar Kapolres Madiun Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro, kepada wartawan, di Madiun, Senin.

    Menurut dia, selama operasi berlangsung dari tanggal 30 Juni hingga 15 Juli 2016, tidak ada kejadian yang menonjol. Seperti tidak ada kecelakaan lalu lintas yang menonjol, kemacetan lalu lintas yang parah, ataupun kriminalitas yang serius.

    "Hanya saja menjelang operasi berakhir, terjadi aksi pembobolan mobil PNS Kabupaten Madiun saat ditinggal melakukan halalbihalal di Pendopo Muda Graha Madiun," ujarnya.

    Terkait pembobolan mobil PNS tersebut, jajarannya saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna menangkap sang pelaku.

    "Untuk kasus pembobolan itu, tim kami masih melakukan penyelidikan guna mengungkap perkara tersebut," ucapnya.

    Seperti diketahui, Polres Madiun Kota mengerahkan sebanyak 2/3 kekuatannya atau sekitar 300 hingga 400 personel guna mengamankan kegiatan masyarakat setempat pada momentum Lebaran tahun 2016. Jumlah tersebut masih ditambah dengan para pemangku kepentingan kepolisian yakni dari dinas terkait pemda setempat, Kodim Madiun, TNI AU, dan juga Brimob.

    Adapun, ratusan personel tersebut disiagakan di sejumlah pos pengamanan dan pelayanan yang sengaja dibangun selama masa angkutan lebaran dan Operasi Ramadniya 2016 berlangsung.

    "Para personel gabungan tersebut bertugas melakukan pengamanan pada `H-7` hingga `H+7` lebaran dan kami semua bersyukur hasilnya lancar dan aman" tutur Susatyo.

    Selain di pos, para personel kepolisian tersebut juga menjaga di sejumlah titik yang menjadi pusat penumpukan kegiatan warga Kota Madiun. Hal itu karena Kota Madiun merupakan kota tujuan mudik.

    Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya lokasi yang menjadi pusat penumpukan masyarakat di antaranya, pusat perbelanjaan, tempat penjualan oleh-oleh, dan pusat kuliner. Lokasi-lokasi itu tersebut menjadi fokus pengamanan selain jalur mudik yang dianggap rawan kecelakaan seperti jalur Jiwan-Solo.(*)
    Sumber : http://jatim.antaranews.com/lihat/berita/180947/polres-madiun-kota-nilai-operasi-ramadniya-berhasil

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728