Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Pengurus Badan Wakaf Indonesia Kota Madiun Resmi Dilantik


    MADIUN (KR) Kepala Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Jawa Timur, Profesor DR. Achmad Faisol Haq, melantik dan mengukuhkan pengurus perwakilan BWI Kota Madiun masa jabatan 2016-2019. Pelantikan, dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Pemkot Madiun, Andriono Waskito Murti, di Ruang 13 Balaikota Madiun, Selasa (26/7/2016).
    Faisol menyatakan, saat ini baru ada 12 daerah dari 38 kabupaten/kota se Jawa Timur yang sudah terbentuk Badan Wakaf Indonesia. Padahal, idealnya semua kabupaten/kota membentuk BWI, sehingga jika kemungkinan terjadi permasalahan wakaf, tidak diselesaikan di kantor BWI Perwakilan Jatim, tetapi dapat diselesaikan di masing-masing daerah kabupaten/kota.
    Guru Besar yang juga Mantan Dekan Fakultas Syari’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya ini berharap, dengan terbentuknya BWI, kedepan mampu mengembangkan perwakafan yang ada di wilayah Kota Madiun.
    “Sesuai UU No. 41 Tahun 2004 di pasal tentang BWI, itu disebutkan bahwa BWI dibentuk untuk memajukan dan mengembangkan perwakafan secara nasional. Oleh karena itu maka, dengan dilantiknya pengurus ini, wakaf yang ada di Kota Madiun bisa berkembang,” ungkap Faisol kepada Radio Republik Indonesia, Selasa (26/7/2016).
    Terpisah, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Pemkot Madiun, Andriono Waskito Murti mengungkapkan, masalah wakaf harus mendapat perhatian dan prioritas dari semua pihak. Untuk itu, pengelolaan wakaf, tidak hanya tanah tetapi juga uang harus transparan, teradministrasi dan tertata dengan baik sesuai ajaran agama dan hukum yang berlaku.
    “Masalah wakaf ini memang harus mendapat perhatian dan prioritas dari kita semua, untuk itu pemerintah perlu membentuk BWI, yang anggotanya lintas sektoral, dari unsur pemerintah, instansi vertikal dalam hal ini Kemenag dan BPN,” tuturnya.
    Pengurus Perwakilan BWI Kota Madiun masa Jabatan 2016-2019, Dewan Pertimbangan, diketuai Amir Solehudin, Anggota Wahyudi dan Kus Hendarto. Selanjutnya Badan Pelaksana BWI, diketuai Iskandar, wakil ketua Joko Mardiyono, Sekretaris Ahmad Khotib, Bendahara Heru Waskito. Divisi pembinaan Nazhir dijabat Nur Romlan, Divisi Pengelolaan dan Pemberdayaan Wakaf, Zainal Muttaqin, Divisi Humas, Agung Jatmiko, Divisi Kelembagaan dan Bantuan Hukum, Anisa Sri Wahyuni, serta Divisi  Penelitian dan Pengambangan Wakaf dijabat Subandi.
    Sumber : https://www.rri.co.id/post/berita/293870/daerah/pengurus_badan_wakaf_indonesia_kota_madiun_resmi_dilantik.html

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728