Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Pemkot Panggil Rekanan Proyek Gedung Baru DPRD


    MADIUN (KR) Menindak lanjuti rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Jawa Timur, terkait proyek pembangunan gedung DPRD Kota Madiun, Pemerintah Kota Madiun memanggil sejumlah rekanan proyek. Tak lain adalah PT AJP selaku pelaksana proyek dan manajemen konstruksi PT Parigraha Consultant di ruang transit sekretariat daerah Kota Madiun.

    Alasan pemanggilan pembangunan proyek gedung baru DPRD Kota Madiun yang terletak di Jalan Taman Praja Kecataman Taman saat ini masih menuai masalah. Sesuai laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP  BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Timur tertanggal 30 Mei 2016,  proyek tersebut mengakibatkan kerugian negara  sekitar Rp 388,5 juta.

    Usai pertemuan secara tertutup,  Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun ,  Maidi membenarkan Pemkot memanggil perwakilan PT AJP dan MK  membahas hasil rekomendasi BPK. Dalam pertemuan tersebut ,  Pemkot juga meminta kejelasan penyelesaian dari PT AJP, sebab BPK hanya memberikan waktu pengembalian uang negara selama 60 hari kerja.

    Sementara itu, kuasa hukum PT AJP Sugeng Nugroho  menyatakan , pihaknya tidak ingin menanggung kerugian negara sendiri,  karena ada keterlibatan MK selaku konsultan pengawas.

    "Uang negara yang sudah dikembalikan oleh MK ,  masing-masing dari tersangka Soemanto sekitar Rp 312 juta, sedangkan dari tersangka Iwan Suwasana sekitar Rp 128 juta, dengan kerugian negara akibat pembangunan gedung DPRD Kota Madiun sekitar Rp 388,5 juta sehingga mestinya ada kelebihan," kata Sugeng.
    Sumber : http://www.pojokpitu.com/baca.php?idurut=30569&&top=1&&ktg=&&keyrbk=Hukum&&keyjdl=proyek

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728