Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Safari Ramadhan, Bupati Madiun Resmikan MI


    MADIUN (KR) Bupati Madiung Jawa Timur, H Muhtarom meresmikan Pembangunan MI AS-SALAM, di Desa Kebonagung Kecamatan Balerejo, Selasa 21 Juni 2016, malam.
    Peresmian ini, rangkaian dari Safari Ramadhan 1437 H di Masjid Jami’ Baitussalam. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Ketua Tim penggerak PKK Kabupaten Madiun, Kepala SKPD, Camat Balerejo, Kepala Desa Kebonagung, serta warga setempat.
    Seperti saat melakukan Safari Ramadhan di desa lain, dalam kesempatan ini H Muhtarom menyerahkan bantuan dari Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Madiun berupa Al-Qur’an 5 exemplar dan uang untuk perawatan masjid sebesar Rp.2.500.000. Selain itu, juga diserahkan bantuan uang kepada 5 orang kaum duafa masing-masing menerima Rp.200.000.
    Dalam sambutannya, H. Muhtarom, mengingatkan pentingnya bagi orang tua untuk sedini mungkin mengenalkan anak cucu kepada pendidikan Agama.
    “Karena dengan agama, dapat membentengi diri dari virus-virus negative globalisasi. Perlu kita ketahui arus globalisasi bagai pisau bermata dua yang mempunyai sisi positif dan negative. Yang harus bisa di filter oleh orang itu sendiri, keluarganya, dan lingkungannya. Banyak kita dengar di berita dan media sosial, berita-berita akhir-akhir ini. Banyak dari kita yang lepas kontrol, melakukan pemerkosaan, melakukan pencurian, perampokan, bunuh diri, serta melakukan pembunuhan. Nyawa manusia diibaratkan seperti ayam tanpa ada harganya,” kata H Muhtarom, dalam sambutannya.
    Menurutnya lagi, penerus bangsa ini ke depan adalah para pemuda dan remaja. “Tapi pergaulan remaja sekarang ini sudah sangat memperihatinkan. Sebagai orang tua diharapkan agar membentengi anak-anak mereka dengan pendidikan ilmu agama yang baik. Karena kita sebagai orang tua tidak mungkin bisa memantau anak-anak kita terus menerus. Apabila dalam diri mereka sudah di bekali ilmu agama, maka mereka dapat memfilter sendiri dari hal-hal yng tidak diinginkan dan hal negative,” lanjutnya.
    Saat ini, paparnya, Indonesia sudah dalam status bahaya Narkoba. “Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa Narkoba sangat berbahaya bagi generasi muda. Siapapun yang mengkonsumsi akan menjadi kecanduan dan mereka yang sudah pecandu berat akan sulit untuk lepas darinya. Narkoba merusak fisik, mental, serta masa depan para generasi muda. Dan lama kelamaan kedepannya negara kita akan hancur karenanya. Oleh karena itu pemerintah terus menghimbau untuk memerangi Narkoba yang merusak masa depan generasi muda kita,” urainya.
    Mbah Tarom, demikian sapaan akrab H Muhtarom, juga mengingatkan kepada masyarakat saat merayakan Idul Fitri 1437 H nanti, agar tidak terlalu berlebihan.
    “Sederhana saja. Dalam artian jangan mengada-ada. Disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Idzul-fitri bukan berarti hidangan yang banyak dan enak atau pakaian yang baru dan mahal. Tapi kembali ke fitrah setelah kita melakukan puasa ramadhan sebulan penuh. Sebagai manusia kita tentu tidak lepas dari yang namanya dosa. Ya dosa kepada Tuhan dan dosa kepada sesama manusia. Untuk melebur dosa sesama manusia, dengan saling memaafkan. Mari berlomba-lomba untuk meminta maaf, menjaga tali silaturrahmi kepada orang lain. Baik silaturahmi kepada orang tua, saudara, guru-guru kita, alim ulama dan sanak saudara kita baik dekat maupun jauh untuk melunturkan dosa kita terhadap sesama,” pungkasnya.
    Sementara itu di waktu yang sama namun di tempat yang berbeda, Wakil Bupati Madiun, H Iswanto, juga melakukan Safari Ramadhan di Desa Brumbun, Kecamatan Wungu. Seperti hal bupati, H Iswanto juga menyerahkan bantuan dari BAZ berupa Al-Quran dan uang tunai.
    Sumber : http://www.beritalima.com/2016/06/22/safari-ramadhan-bupati-madiun-resmikan-mi/

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728