Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Pemkot Madiun Bertekat Biayai Anak Keluarga Kurang Beruntung


    MADIUN (KR) Pengambilalihan pengelolaan pendidikan untuk SMA sederajat ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, tahun 2017 mendatang, tidak menyurutkan niat Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun untuk tetap membiayai anak usia SMA sederajat dari keluarga kurang beruntung atau warga miskin untuk tetap sekolah.
    Namun begitu, Pemkot Madiun masih akan mencarikan solusi, karena biaya yang dipakai terkait APBD. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi masalah hukum nantinya.
    "Niat kita baik, jangan sampai kena perkara. Karena itu kita cari regulasi hikumnya,"kata Wali Kota Madiun Bambang Irianto, seusai acara Forum Koordinasi Kehumasan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2016/2017, di gedung Diklat Kota Madiun kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Kamis (16/6/2016).
    Ia katakan, Pemkot Madiun tetap konsekuen kepada warga masyarakatnya, dan tetap melanjutkan program wajib belajar.
    Kondisi ekonomi keluarga bukan jadi halangan untuk tetap sekolah.
    "Saya ingin warga Kota Madiun sehat dan pintar. Anak usia sekolah, harus sekolah. Kondisi ekonomi keluarga bukan alasan. Pokoknya harus sekolah. Pemkot Madiun menyediakan biayanya,"ujar Bambang Trianto yang populer dengan sebutan Bambang "Blandong" ini.
    Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Kadindikbudpora) Kota Madiun, Gandhi Hatmoko, PPDB 2016/2017, Pemkot Madiun memberikan jatah bangku sebesar 10 persen bagi siswa berprestasi dari luar Kota Madiun.
    PPDB 2016/2017 Kota Madiun dijamin tidak berlaku sistem titipan dan Kadindikbudpora siap di Polisikan bila terbukti ada siswa titipan. Karena semua dilaksanakan lewat sistem online dan perankingan.
    "Saya jamin PPDB 2016/2017 Kota Madiun tidak ada sistem titipan. Saya siap di kecrek (borgol/ di Polisikan) bila terbukti ada siswa titipan,"kata Gandhi Hatmoko didampingi Kepala Bagian Humas Pemkot Madiun Misdi, Kamis (16/6/2016).
    "Sesuai Peraturan Wali Kota (Perwali) Madiun nomor 11, tahun 2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk Taman Kanak kanak dan Sekolah Negeri di Kota Madiun Tahun Pelajaran 2016/2017, memberikan jatah bangku sebesar 10 persen untuk calon siswa dari luar Kota Madiun yang berprestasi,"jelas Gnadhi kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
    Dikatakannya, pendaftaran peserta didik baru dimulai tanggal 27 - 29 Juni 2016 mendatang, di sekolah setempat atau online.
    "Pengumuman penerimaan tanggal 2 Juli 2016. Untuk daftar ulang tanggal 14 - 15 Juli 2016. Awal masuk dimulainya kegiatan belajar mengajar tanggal 18 Juli 2016, pengumuman ini berlaku untuk semua jenjang pendidikan,"jelas Gandhi.
    Ditambahkan Gandhi, bagi calon siswa didik baru yang berprestasi tingkat Internasional, Nasioal dan Provinsi, formal maupun non formal, harus menyertakan rekomendasi prestasi dan bebas memilih sekolah yang diinginkan.
    "Sedang calon didik baru yang punya prestasi tingkat Kota/Kabupaten, ada ketentuan sendiri dan mengikuti proses lanjut,"tandas Gandhi Hatmoko.


    Sumber : http://surabaya.tribunnews.com/2016/06/16/pemkot-madiun-bertekat-biaya-anak-keluarga-kurang-beruntung

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728