Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Menanti Perda Miras di Kota Reog Ponorogo


    PONOROGO (KR) Bupati Ponorogo Drs. H Ipong Muchlissoni berpendapat, salah satu penyebab masih semaraknya perederan minuman keras (miras) jenis arak jowo (arjo) di kota reog Ponorogo belum adanya peraturan daerah (perda) yang mengatur hal itu.
    Pihaknya mengaku, perda merupakan inisiatif legislatif sehingga akan menelusuri kenapa perda tetang miras  hingga sekarang belum dibahas oleh legislatif.  Padahal sangat mendesak dan dibutuhkan untuk mengatur dan mencegah peredaran miras didaerahnya.
    “Inisatif  DPRD, maka persoalannya dimana nanti kita cek kenapa tidak terbahas-bahas. Itu saya rasa mendesak untuk disegerakan dibahas. Kalau mengambil alih ya tidak, itukan kewajibannya pemerintah juga tidak ada pengambil alihan. Mungkin kalau dianggap pemasalahannya panjang kita terbitkan perbup ajalah. Tapi kalau perbup itu tidak sekuat perda makanya kalau bisa perda. Maka kalau bisa perda,” Drs. H Ipong Muchlissoni menguraikan kepada RRI, Minggu (12/6/2016)
    Ipong Muchlissoni mengaku, jika hingga enam bulan kedepan perda miras belum dibahas tidak menutup kemungkinan akan diterbitkan peraturan bupati (perbup). Tetapi untuk diketahui kekuatan hukum perbup  tidak sekuat perda.
    Sebagai bentuk antisipasi dan  pencegan menurutnya, Satuan Polisi Pamong Praja bersama jajaran kepolisian rutin melalukan patroli selama bulan Romadhon 1437 H/ 2016.. Termasuk pihaknya sudah menginstruksikan kepada jajaran terkait untuk menutup semua jenis tempat hiburan malam. Jika para pengusaha tempat hiburan masih membandel dipastikan akan dicabut ijinya,” pungkasnya. 

    Sumber : http://www.rri.co.id/post/berita/283334/daerah/menanti_perda_miras_di_kota_reog_ponorogo.html

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728