Header Ads

ad728
  • Breaking News

    MUI Kota Madiun Tetapkan Nominal Zakat dan Fidyah


    MADIUN (KR) Jelang bulan Suci Ramadhan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Madiun gelar musyawarah penetapan besaran zakat dan fidyah, ( 19/05/2016).
    Dalam musyawarah ini MUI juga melibatkan Disperindagta Kopar Kota Madiun dan Baznaz serta beberapa Ormas Islam.
    KH. Muhammad Sutoyo, selaku ketua MUI Kota Madiun menjelaskan bahwa ada beberapa penetapan zakat dan fidyah dihasilkan dalam musyawarah tersebut.
    “Besaran zakat setara 2,5 kilogram beras atau kalau nilai nominal untuk kwalitas beras terendah adalah Rp.10500,_ untuk Ir64. untuk super wangi Rp.11500,_ serta untuk tertinggi Rojolele Rp.13500,_ itu untuk harga per kilogram,” jelasnya kepada suarajatimpost.com.
    Ia menambahkan, namun tidak menutup kemungkinan harga beras akan naik melambung menjelang puasa dan lebaran.
    Sementara untuk fidyah hasil kesepakatan senilai Rp.7500 ,_ untuk sekali makan.
    “Ini hanya berlaku di kota madiun ,untuk daerah yang lain kami tidak tahu. karena masing masing daerah punya kebijakan sendiri ,” imbuhnya.
    Menurunya, untuk pelaksanaannya bisa dilakukan mulai awal ramadhan sampai malam sebelum lebaran.
    “Untuk fidyah tergantung masing masing yang jelas setiap mereka tidak melaksanakan ibadah puasa itu dibayarkan, pumgkasnya.

    Sumber : http://suarajatimpost.com/mui-kota-madiun-tetapkan-nominal-zakat-dan-fidyah/

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728