Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Cegah Paham Menyimpang, Kapolres Madiun Kota Ikuti Rakor Bersama Jajaran Muspida Pemkot Madiun





    MADIUN (KR) Kepala Kepolisian Resor Madiun Kota, Jawa Timur, Ajun Komisaris Besar Polisi Susatyo Purnomo Condro SH, SIK, MSi, menghadiri rapat koordinasi pengendalian keamanan bersama jajaran Muspida Pemerintah Kota Madiun di Gedung Diklat Kota Madiun, Rabu (25-05-2016), pukul 09.00 WIB.
    Rapat koordinasi tersebut dimaksudkan untuk membangun sinergitas pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat dalam melakukan deteksi dini radikalisme, paham ekstrim dan ancaman terhadap ideologi Pancasila.
    Rakor dibuka oleh Walikota Madiun Bambang Irianto serta dihadiri seluruh jajaran Muspida Kota Madiun, perangkat pemerintahan meliputi camat, kepala kelurahan, ketua RT/RW dan masyarakat.
    Walikota Madiun dalam sambutannya mengajak kepada semua unsur pemerintahan di Kota Madiun, termasuk di dalamnya TNI, Polri untuk selalu bersinergi dengan unsur-unsur terkait dengan tujuan agar mencegah adanya paham yang merusak ideologi Pancasila dan radikalisme khususnya di Kota Madiun.
    Sementara Dandim 0803 Letkol Inf Rachman Fikri S.Sos, dalam paparannya tentang wawasan kebangsaan, mengatakan bahwa negara kita adalah negara yang kuat dan beraneka ragam suku, agama, dan budaya. “Keberagaman ini harus kita jaga sampai kapan pun,” ujar Letkol Inf Rachman.
    Dia menambahkan, mengapa keberagaman ini harus dijaga, karena ancaman negara ke depan bukan perang yang bersifat konfrontasi /langsung tetapi lebih ke perusakan ideologi bangsa dengan ditandainya paham-paham baru yang menyimpang dari Pancasila.
    “Paham yang menyimpang seperti ini yang harus kita hapuskan dari NKRI tercinta,” ujar Rachman.
    Sedangkan Kapolres Madiun Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro, menegaskan bahwa dalam konsep modern yang diutamakan adalah pencegahan sedini mungkin terhadap berbagai paham menyimpang itu.
    “Caranya kita harus peka terhadap lingkungan sekitar karena terorisme dan radikalisme adalah suatu paham keyakinan yang menyimpang, contoh orang yang tidak sepaham dengan mereka dianggap kafir dan halal dibunuh,” terang Kapolres Madiun Kota.
    Untuk itu, Kapolres Madiun Kota mengimbau agar semua komponen mengoptimalkan deteksi dini. TNI, Polri, pemerintah daerah sampai tingkat RW dan RT serta masyarakat lainnya untuk bersama-sama membangun dan mencegah sedini mungkin agar Kota Madiun aman.
    Sumber : http://www.tribratanews.com/cegah-paham-menyimpang-kapolres-madiun-kota-ikuti-rakor-bersama-jajaran-muspida-pemkot-madiun/

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728