Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkot Madiun Gelar Opas


    MADIUN (KR) Seperti tahun-tahun sebelumnya jelang Ramadan, sejumlah harga komoditas bahan-bahan pokok akan meningkat. Untuk itu, Pemkot Madiun akan mengantisipasinya dengan menggelar Operasi Pasar (Opas).
     
    Tujuannya untuk menekan kenaikan harga komoditas tersebut. Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Pariwisata Kota Madiun Sudandi, Selasa (24/5), mengatakan Opas tersebut dilakukan dengan menggandeng Pemprov Jatim.
     
    Titik lokasi Opas akan dlakukan di pasar Besar Madiun dan pasar Sleko. "Rencananya akan dilakukan mulai 1 hingga 30 Juni. Namun, jika melihat harga sejumlah komoditas yang mulai naik signifikan saat ini, pelaksanaannya bisa maju pada 30 Mei nanti," ujar Sudandi.
     
    Menurut dia, sejumlah komoditas yang dijual dalam Opas nantinya antara lain, beras, gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu. Semuanya dijual lebih murah dari harga pasar. Adapun, jumlah beras yang disediakan selama Opas tersebut mencapai 19,5 ton, gula pasir sebanyak 22,5 ton, minyak goreng sebanyak 22.500 kilogram, dan tepung terigu sebanyak 6 ton.
     
    Per harinya, jumlah beras yang didistribusikan ke masyarakat mencapai 650 kilogram, gula pasir 750 kilogram, minyak goreng 750 kilogram, dan tepung terigu 200 kilogram. "Nanti pelaksanaannya, masing-masing warga dibatasi pembeliannya maksimal dua kemasan. Hal itu bertujuan untuk mencegah aksi borong warga dan mengantisipasi ulah nakal para pedagang," kata dia.
     
    Ia menambahkan, jika selama satu bulan dilaksanakan Opas belum dapat menurunkan harga sejumlah komoditas tersebut, Opas bisa dilanjutkan dengan menggandeng Bank Indonesia yang bertujuan untuk mengendalikan laju inflasi jelang Ramadan dan lebaran.
     
    Nantinya, selama Opas harga beras akan dijual Rp 8.500 per kilogram dari harga di pasaran yang berkisar antara Rp 9.500 hingga Rp 10.000 per kilogram. Gula Kristal Putih kualitas 1 (GKP 1) dijual dengan harga Rp 12.750 per kilogram dari harga pasaran Rp 14.000 per kilogram.
     
    Sementara itu, Walikota Madiun Bambang Irianto sangat mendukung pelaksanaan operasi pasar yang digelar bersama Pemprov Jatim dan Pemkot Madiun tersebut. 
     
    "Hal itu bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran warga Kota Madiun yang selama Ramadan dan lebaran selalu dihadapkan dengan tingginya harga komoditas akibat banyaknya permintaan. Tujuan lain menekan harga agar jangan sampai tak terkendali," kata Bambang Irianto.
    Sumber : http://www.beritametro.co.id/jawa-timur/antisipasi-lonjakan-harga-pemkot-madiun-gelar-opas

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728