lifestyle,

Silpa Kota Madiun Naik, Dewan Tuding Pemkot Tak Maksimal Serap Anggaran

April 12, 2016 madiunkita 0 Comments


MADIUN (KR) Walikota Madiun, Bambang Irianto menyatakan, tingginya Silpa di Kota Madiun, bukan murni kesalahan pemerintah kota, tetapi kesalahan bersama, baik anggota legislatif maupun pihak terkait lainnya. Ungkapan tersebut disampaikan walikota pada acara penyampaian rekomendasi DPRD tentang LKPJ Walikota TA 2015, menanggapi catatan anggota dewan terkait meningkatnya Silpa, di gedung DPRD Kota Madiun, Senin(11/4/2016).
Walikota, Bambang Irianto tidak sependapat jika tingginya Silpa karena kinerja pemerintah kota yang kurang maksimal. orang nomor satu di Kota Madiun ini menuturkan, tingginya Silpa salah satunya dikarenakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2015 tidak dapat digunakan. Hal ini karena anggota DPRD terlambat mengesahkan anggaran pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).
“Jadi tanggungjawab saya untuk kota ini nggaks endiri, semua ikut tanggungjawab. Kontrol boleh, tapi yang sifatnya konstruktif. Kalau semua kesalahan ada di saya, ya saya nggak terima dong. Silpa itu terjadi karena DAK tahun 2015 PAK nggak bisa dikerjakan. Proyek otomatis nggak bisa jalan, sama juga bohong kan kalau di dok (disahkan),”Ungkap Walikota, Senin(11/4/2016).
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Madiun, Istono mengungkapkan, ada beberapa capaian kinerja pemerintah kota yang penyerapannya kurang maksimal. Istono mengakui, selain keterlambatan pengesahan PAK yang seharusnya Agustus tetapi dilaksanakan bulan September, membengkaknya Silpa di Kota Madiun juga dipengaruhi adanya perubahan regulasi, diantaranya pada dana hibah dan bantuan sosial (bansos).
“Memang dalam tataran pembahasan ada keterlambatan pengesahan di perubahan, kalau itu kita bandingkan tahun 2014. Tapi masih dalam koridor sesuai aturan yang ada. Tahun 2014 itu memang disahkan Agustus, nah tahun 2015 baru September kita dok,”katanya.    
Politisi Partai Demokrat ini menjelaskan, lima tahun berturut-turut, tren proporsi silpa terhadap penerimaan daerah naik cukup signifikan. Silpa Tahun 2011 sekitar Rp 84 Milyar, 2012 sekitar Rp 135,5 Milyar, 2013 sekitar 169,5 Milyar, 2014 sekitar 254,5 Milyar dan Tahun 2015 sekitar Rp 339 Milyar atau naik 27,6 persen.

Sumber : http://www.rri.co.id/madiun/post/berita/265328/daerah/silpa_kota_madiun_naik_dewan_tuding_pemkot_tak_maksimal_serap_anggaran.html

0 Comments:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.