lifestyle,

Sendang Tundung Madiun, Airnya Dipercaya Mampu Menyembuhkan Kelumpuhan

April 04, 2016 madiunkita 0 Comments


MADIUN (KR) Sendang Tundung Madiun yanp berada di Jalan Sendang Raya Kelurahan Kuncen Kecamatan Taman Kota Madiun, Jawa Timur, sudah tak asing lagi. Khususnya bagi masyarakat Madiun dan sekitarnya. Seperti Ngawi, Magetan, Ponorogo dan Pacitan serta sebagian wilayah Jawa Tengah bagian barat termasuk Yogjakarta.
Nama besar sendang Tundung Madiun, bukanlah tanpa sebab. Karena sendang ini, airnya dipercaya mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit. Khususnya bagi penderita sakit lumpuh. Wallahu A’Alam Bishawab.
“Tiap hari sendang ini tak pernah sepi dari mereka yang mencari obat alternatif. Khususnya yang sakit lumpuh. Caranya, bagi yang sakit lumpuh, kakinya direndam dalam air sendang dan sedikit meminum airnya. Tapi yang harus dicatat, semua itu kita minta kesembuhan kepada Tuhan YME. Air sendang ini hanyalah sarana,” terang juru kunci Sendang Tundung Madiun, Ki Bokrak, kepada wartawan, Minggu 3 April 2016.
Menurutnya lagi, ‘keampuhan’ air Sendang Tundung Madiun untuk mengobati berbagai macam penyakit, khususnya sakit lumpuh, bukanlah tanpa alasan yang melatarbelakangi. Sendang ini, konon sebagai tempat pembuatan pusaka oleh Mpu Banteng Loreng. Sedangkan pusaka buatan Mpu Banteng Loreng yang terkenal, yakni pusaka berupa keris yang bernama Kyai Kologumarang atau yang lebih dikenal dengan nama, pusaka Tundung Madiun.
“Karena itu kemudian sendang ini dikenal dengan nama Sendang Tundung Madiun. Kalau pusaka Kyai Kolo Gumarang buatan Mpu Banteng Loreng, itu milik bupati Madiun pertama, Ronggo Jumeno. Beliau dimakamkan di belakang masjid itu,” tambahnya sambil menunjuk Masjid yang tak jauh dari sendang Tundung Madiun.
Sementara itu menurut salah satu spiritualis setempat, Rusdi alias Kodek, sendang yang pernah didatangi oleh Tukul Arwana dalam satu acara di sebuah stasiun televisi swasta ini, dijaga oleh sosok perempuan. “Kalau ‘penjaga’ sendang ini (Tundung Madiun) ini, wujudnya seorang putri,” terang Rusdi alias Kodek, kepada wartawan, Minggu 3 April 2016.
Disebut-sebut oleh banyak kalangan spiritualis, sosok berwujud putri yang ‘menghuni’ sendang Tundung Madiun, adalah putri Ronggo Jumeno. Yakni Retno Dumilah, yang pernah menjadi senopati (panglima perang) saat Kadipaten Madiun memberontak kepada Panembahan Senopati, raja Mataram.
Sumber : http://www.beritalima.com/2016/04/03/sendang-tundung-madiun-airnya-dipercaya-mampu-menyembuhkan-kelumpuhan/

0 Comments:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.