Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Hari Pertama UN, Walikota Madiun Sidak UN CBT


    MADIUN (KR) Walikota Madiun, Bambang Irianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelaksanaan hari pertama Ujian Nasional (UN) 2016 tingkat SMA sederajat di sejumlah sekolah yang ada di wilayah setempat, Senin(4/4/2016). Sekolah penyelenggara UN berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT) yang disidak, salah satunya SMA Negeri 1 Kota Madiun.

    Walikota, Bambang Irianto mengatakan, hasil sidak diketahui, sejumlah sekolah jenjang SLTA di wilayahnya siap melaksanakan ujian nasional, baik CBT maupun berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT). Pihaknya berharap, hasil UN kali ini, prestasi Kota Madiun lebih baik dari tahun sebelumnya. Walikota menghimbau agar para peserta ujian nasional tetap tenang dan jujur dalam mengerjakan soal sehingga mendapatkan hasil yang maksimal.

    "Sejauh ini, hari pertama ujian nasional tingkat SMA sederajat di Kota Madiun dapat berjalan lancar, nggak ada masalah. Harapannya harus lebih baik dari tahun lalu,"Ujarnya, Senin(4/4/2016).

    Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Kota Madiun, Imron Rosidi mengungkapkan, meski di sekolahnya baru kali pertama menerapkan UN CBT, namun diakui hari pertama berjalan lancar. Menurut Imron, dibanding PBT, pelaksanaan UN CBT lebih menguntungkan, karena untuk meminimalisasi kecurangan-kecurangan, salah satunya mencontek. 

    Imron menjelaskan, dalam menyelanggaran UN CBT, pihaknya tidak menyiapkan genset, karena sebelumnya, telah ada Memorandum Of Understanding (MoU) antara Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dengan PT PLN. Kendati demikian, UN CBT yang dilaksanakan dengan metode tiga shift bisa berjalan dengan lancar.

    "Kami tidak menyiapkan genset, karena sebelum UN sudah ada MoU. Kalau di SMAN 1, kebetulan baru pertama ini melaksanakan UN berbasis komputer,"katanya.

    Di SMAN 1 Kota Madiun, Ujian Nasional tahun ini diikuti 273 siswa jurusan IPA dan IPS, terbagi 3 ruang laboratorium komputer. Seperti tahun lalu, SMA Cokroaminoto tahun ini kembali menggabung dengan Rayon SMAN 1, berjumlah 16 siswa.

    Berdasarkan data di Dinas Pendidikan, Kebudayaan,Pemuda dan Olahraga (Dikbudmudora), Ujian Nasional jenjang SLTA di Kota Madiun diikuti 4.875 peserta dari 45 lembaga sekolah negeri/swasta, terinci 12 SMA, 30 SMK, 2 paket C, dan 2 Madrasah Aliyah (MA). Sementara dari jumlah peserta ujian, 1.309 siswa jurusan IPA, 707 siswa jurusan IPS, 15 bahasa, 38 agama dan 2.807 pelajar dari 29 jurusan di SMK.

    Sumber : http://www.rri.co.id/madiun/post/berita/263091/daerah/hari_pertama_un_walikota_madiun_sidak_un_cbt.html

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728