Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Angkutan Kota di Madiun Belum Turun Tarif


    MADIUN (KR) Kebijakan Pemerintah yang menurunkan harga BBM tidak langsung di respon oleh penurunan tarif angkutan kota di Madiun. Banyaknya alasan yang salah satunya dikatakan oleh para sopir angkot, bahwa masih ada penumpang yang membayar tidak sesuai tarif.
    Menurut Maryono salah seorang sopir angkot mengatakan, tarif untuk angkutan umum di Madiun yaitu sebesar Rp 2.000 bagi pelajar, dan Rp 4.000 untuk penumpang umum.
    “Dari tarif angkutan umum kadang penumpang cuma bayar Rp 3.000, ya itu kan tidak sesuai,” ungkapnya.
    Banyaknya alasan penumpang untuk membayar sesuai tarif mengakibatkan para sopir angkot enggan menyesuaikan dengan turunnya tarif BBM.
    “Mereka berdalih uang habis, kadang pun minta tolong adanya uang cuma segitu terpaksa kami terima karena sepinya penumpang angkutan kota saat ini, kalau masih diturunkan lagi terus gimana?,” tambahnya.
    Mengingat banyaknya sepeda motor yang semakin banyak, tidak heran jika penumpang angkot terus berkurang, yang mengakibatkan penghasilan para sopir sangat minim sekali.
    “Sehari paling banter hanya Rp 40.000 pendapatan bersih cuma Rp 5.000 sampai Rp 15.000, itupun sering nombok,” keluhnya.
    Ketua Organda kota madiun Untung Subiyanto mengakui tarif angkutan umum di kota Madiun belum menyesuaikan penurunan harga BBM.Hanya, kata dia Menteri Perhubungan menyebut tarif bakal turun sebesar tiga persen.
    “nanti akan kita bicarakan dengan pemilik angkutan kalau kebijakan pemerintah mengharuskan tarif turun ya mau bagaimana lagi kita harus ikuti,” tegasnya. (*)

    Sumber : http://suarajatimpost.com/angkutan-kota-di-madiun-belum-turun-tarif/

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728