Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Ratusan KK Warga Madiun Manfaatkan Gas Metan Hasil Pengolahan Sampah


    MADIUN (KR) 200 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Gembel Kelurahan Winongo dan  Dusun Palet Kelurahan Kecamatan Manguharjo Kota Madiun memanfaatkan gas metan sebagai kebutuhan bahan bakar rumah tangga, hasil olahan limbah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo. Melalui gas metan yang disiapkan pemerintah kota Madiun secara gratis, masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi TPA mampu mengurangi penggunaan gas elpiji 3 tabung setiap bulan.
    Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), melalui Kabid Kebersihan, Heri Murtono mengatakan jika sebelumnya sampah menjadi masalah, saat ini pemerintah kota mengubahnya menjadi berkah, yang memiliki nilai manfaat dan ekonomi. Menurut Heri, pengolahan gas metan, telah dilaksanakan petugas DKP, tiga tahun lalu. Agar bahan bakar tersebut tersalurkan ke masyarakat, DKP membuat instalasi khusus berupa pipa paralon, yang mampu menjangkau setiap rumah warga.
    “Prosesnya penangkapan gas metan itu di zona kita pasang instalasi kemudian kita tarik menggunakan blower dari blower itu kita pancarkan ke masyarakat itu sudah bisa untuk memasak. Rata-rata penduduk itu bisa mengurangi penggunaan tabung gas elpiji 2-3 tabung per bulan,”Ungkap Heri, Senin(28/3/2016).
    Sementara itu Walikota Madiun, Bambang Irianto mengungkapkan, kapasitas TPA Winongo saat ini hanya mampu menyalurkan gas metan kepada 200 KK. Menurut Walikota, dua dusun di Kecamatan Manguharjo sengaja diberi gas metan, karena lokasinya sangat berdampak langsung dengan bau sampah di TPA Winongo.
    Ia menjelaskan, Kota Madiun sengaja tidak mengolah sampah menjadi sumber listrik seperti Surabaya, karena daerah tersebut menghasilkan sampah yang cukup besar, sementara Kota Madiun tidak ada 1/10nya dari Kota Pahlawan.
    “Kalau kemampuannya segitu mau gimana. Keunggulannya kan jelas, kita itu membagi sesuatu hal ke masyarakat. Toh mereka itu menerima bermukim disitu walaupun bau, makanya kita kasih gas metan. Sampah itu sekarang bisa menghasilkan uang, bukan barang buangan lagi,”Tandasnya.

    Sumber : http://www.rri.co.id/madiun/post/berita/260860/daerah/ratusan_kk_warga_madiun_manfaatkan_gas_metan_hasil_pengolahan_sampah.html

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728