lifestyle,

PCNU Ngawi Safari Kaderisasi ke-19 Kecamatan

Maret 29, 2016 madiunkita 0 Comments


NGAWI (KR) PCNU Kabupaten Ngawi, Jawa Timur melakukan safari kaderisasi ke tiap Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) secara bergliran. Sampai akhir bulan ini, telah dilakukan di 7 MWCNU yakni: Kecamatan Paron, Geneng, Widodaren, Gerih, Ngawi Kota, Beringin, Karangjati. Safari tersebut akan terus berlangsung sampai genap di 19 MWCNU.

Kaderisasi melalui program Pelatihan Penggerak Kader Nahdlatul Ulama (PKPNU) tersebut, peserta mendapatkan beragam materi di antaranya ke-NU-an, Aswaja, strategi politik NU, strategi pengorganisasian masa dan lain lain. Dalam meningkatkan pemahaman, panitia memberikan pelayanan tim keintstrukturan.

Menurut salah seorang pengurus PCNU Ngawi, Zain Zuhdi Sholeh, PKPNU tersebut paling baru dilakukan di MWCNU Mantingan. Di MWCNU tersebut, kegiatan diadakan di rumah seorang warga di Dusun Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Mantingan pada Sabtu, (26/27/3). “Alhamdulillah, peserta antusias. Pengurus MWCNU maupun Ranting cukup menggembirakan,” katanya seraya mengatakan PKPNU di MWCNU Mantingan diikuti sekitar 93 pengurus.

Dosen Iinstitut Agama Islam Negeri (IAIN) Ngawi ini menambahkan, para peserta merupakan pengurus harian setingkat MWC dan Ranting. “Kami atas nama panitia sementara ini mewajibkan para pengurus saja agar setelah pelatihan dapat menjalankan mandat organisasi dengan sebaik-baiknya.”

Di tempat yang berbeda, Ketua PCNU Kabupaten Ngawi KH A. Ulinnuha Rozi mengatakan, dengan diadakanya PKPNU, bisa menghidupkan kembali beberapa kepengurusan yang telah vakum atau tidak efektif (pasif). “Dari penyelenggaraan yang sudah-sudah, alhamdulillah memberi dampak positif  bagi Pengurus MWC atau Ranting menjadi lebih aktif. Semoga kali ini juga begitu,” katanya.

PKPNU ini dapat memberikan pemahaman yang utuh dan menyeluruh sehingga melahirkan ukhuwwah. “Dan tentu para jebolan pelatihan bisa tumbuh ghirroh atau semangat menjadi pengurus MWC maupun Ranting,” harap kiai yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Darul Mukhlisin atau Temulus Mantingan.

Alumnus Pondok Pesantren Sarang Rembang ini juga mengingatkan, agar selalu menguatkan simpul-simpul NU di tempatnya masing-masing, mulai kiai musholla, langgar, masjid beserta para jamaahnya. “Simpul-simpul NU masih terus lestari sampai sekarang tak lepas dari geliat para kiai yang kita kenal dengan sebutan kiai kampung tersebut. Dari kebiasaan tersebut melahirkan pemahaman, dari pemahaman itulah akan lahir pembelaan, NKRI”, pungkasnya.

Sumber : http://www.nu.or.id/post/read/66874/pcnu-ngawi-safari-kaderisasi-ke-19-kecamatan-

0 Comments:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.