Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Madiun Berpotensi Memiliki Kawasan Cagar Budaya


    MADIUN (KR) Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur menilai Kota Madiun berpotensi memiliki kawasan cagar budaya berupa kompleks bangunan kuno peninggalan zaman Kolonial.
    Adapun sejumlah bangunan dan tempat yang bisa menjadi cagar budaya di Kota Madiun di antaranya, kawasan sekolah St Bernardus Kota Madiun dan Asrama Santa Ursulin di Jalan Ahmad Yani, sejumlah bangunan peninggalan Kolonial di Jalan Ahmad Yani, gedung Bosbow atau Boschbouw di Jalan Diponegoro, dan masih banyak lainnya.
    Selama ini bangunan yang telah masuk dalam bangunan cagar budaya di Kota Madiun hanya dua, yakni Masjid Kuno Kuncen dan Masjid Kuno Taman.
    "Saya melihat banyak bangunan kuno peninggalan zaman Kolonial di Kota Madiun yang dapat didaftarkan untuk menjadi kawasan cagar budaya. Ini tergantung dari pemerintah daerahnya," ujar Kasi Perlindungan, Pengembangan, dan Pemanfaatan Benda Cagar Budaya pada BPCB Jawa Timur Edhi Widodo seusai menjadi narasumber dalam sosialisasi UU RI Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya di Madiun, Senin (1/3/2016).
    Menurut Edhi, jika pemerintah daerah memerhatikan kondisi sejumlah bangunan tersebut, tentu bisa dijadikan sebagai kawasan cagar budaya yang dapat mendukung pariwisata di wilayah setempat.
    "Bukan tidak mungkin nantinya akan menjadi ikon bangunan bersejarah di Madiun, seperti Lawang Sewu di Semarang ataupun Museum Fatahilah di Jakarta," kata Edhi Widodo.
    Selain mendukung pariwisata, tempat tersebut juga dapat mengungkap sejarah dan peradaban berdirinya Madiun.
    Untuk itu, ia menyarankan Pemeritah Kota Madiun segera menerbitkan payung hukum yang jelas agar bangunan dan lokasi yang diduga memiliki unsur cagar budaya tersebut dapat dilindungi dan dilestarikan.
    Menyikapi hal tersebut, Kasi Pembinaan Kesenian Masyarakat, Sejarah, Nilai-Nilai Tradisi, Museum, dan Kepubakalaan, Dinas Pendidikan, Budaya, Pemuda dan Olahraga Kota Madiun, Sumiati, mengatakan, pihaknya saat ini telah membentuk tim pendaftar benda cagar budaya.
    "Tim tersebut nantinya bertugas untuk mendata benda, bangunan, situs, ataupun kawasan yang memiliki unsur cagar budaya di Kota Madiun," kata Sumiati. (*)

    Sumber : http://www.timesindonesia.co.id/baca/119668/20160301/122010/madiun-berpotensi-memiliki-kawasan-cagar-budaya/

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728