Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Hampir Semua UMKM Di Madiun Tak Siap Hadapi MEA


    MADIUN (KR) Hampir 95% pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Madiun Raya belum siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Padahal pasar bebas MEA sudah diberlakukan awal tahun 2016 ini.
    Ketua Berbagai Bersama Berkembang (BBB) yang merupakan wadah bagi UKM se-Madiun Raya, Azhar Budi, mengatakan hanya sekitar 5% UKM yang siap menghadapi MEA. Saat ini UKM yang bergabung di BBB ada 100 UKM dari berbagai produk dan tersebar di wilayah Madiun Raya.
    Budi mengatakan 95% UKM yang belum siap menghadapai MEA karena mengalami berbagai kendala seperti masalah produksi, packaging, pemasaran, dan lainnya.
    “Untuk produk UKM yang sudah siap menghadapi MEA yaitu mulai dari produk furniture, tas anyaman, dan batik. Sedangkan produk yang lain belum siap karena terkendala banyak hal,” kata Budi kepada JIBI di sela-sela acara Pameran Kerajinan Tangan dan Suvenir di Hotel Aston Madiun, Sabtu (12/3/2016).
    Dia menambahkan sebagian besar UKM di Madiun Raya belum bisa produksi secara konsisten. Ini karena mereka menunggu pesanan dan mengandalkan acara pameran. Padahal, kegiatan seperti itu tidak selalu ada setiap bulan. Sehingga, pelaku UKM produksi ketika ada pesanan dan saat mengikuti acara pameran.
    Mengenai masalah pemasaran, kata Budi, di era modern seperti ini banyak produk dari negara asing yang dipasarkan melalui internet. Namun, sebagian besar pelaku UKM di Madiun Raya masih buta terhadap teknologi dan internet. Kondisi ini membuat pelaku UKM hanya mengandalkan pemasaran lewat offline yang tentu akan kalah dengan pemasaran lewat online.
    Sumber : http://surabaya.bisnis.com/read/20160314/24/87353/hampir-semua-umkm-di-madiun-tak-siap-hadapi-mea

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728