lifestyle,

Faktor Cuaca, Bulog Madiun Kesulitan Serap Gabah Petani

Maret 14, 2016 madiunkita 0 Comments


MADIUN (KR) Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre Madiun mengaku kesulitan menyerap gabah petani. Hal ini dipengaruhi cuaca yang tidak menentu,  sehingga intesitas hujan yang cenderung tinggi, membuat kondisi gabah basah. Padahal gabah yang diserap dari petani harus melalui proses pengeringan, sebelum digiling menjadi beras.
Kepala Bulog Sub Divre Madiun, Rahmat Syahjoni Putra mengatakan, selama ini Bulog hanya mampu menyediakan lokasi pengeringan dengan kapasitas 60 ton gabah menggunakan panas matahari. Menyiasati hal itu, Bulog bekerjasama dengan pihak swasta melakukan pengeringan.
Apalagi, tahun ini Bulog ditargetkan menyerap 60 ribu ton setara beras atau 95 ribu ton setara gabah, dengan rendemen 65 persen. Penyerapan tersebut diperoleh dari wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten/Kota Madiun dan Kabupaten Ngawi.
“Kita dengan kesulitan itu akan bekerjasama dengan pihak swasta untuk mengeringkan gabah kering panen yang telah kami beli. Kemarin ada 82 ton kami beli dari petani, kalau Gabah Kering Giling (GKG)nya itu nanti masuk gudang saya,”Ungkapnya, Senin(14/3/2016).
Rahmat Syahjoni Putra mengaku akan berusaha maksimal untuk memenuhi target yang dibebankan ke Bulog tahun ini. Optimisme ini dilihat dari pencapaian realisasi tahun lalu yang mencapai 80 persen, meski Bulog ketinggalan tiga bulan penyerapan, karena Harga Pembelian Pemerintah (HPP) baru dikeluarkan April 2015.
Sesuai standar HPP, harga gabah kering panen (GKP) ditetapkan sebesar Rp3.700 per kilogram, sedangkan harga gabah di tingkat petani di wilayah kerja Bulog Madiun berkisar antara Rp2.900 hingga Rp3.400 per kilogram. Dengan kondisi harga pembelian gabah yang lebih tinggi dari pasar, diharapkan petani lebih leluasa menjual gabah dan berasnya ke Bulog. Sehingga target serapan yang ditetapkan dapat tercapai.
Sumber : http://www.rri.co.id/samarinda/post/berita/256681/daerah/faktor_cuaca_bulog_madiun_kesulitan_serap_gabah_petani.html

0 Comments:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.