Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Srikandi Polantas Ngawi “Safety Candy”


    NGAWI (KR) Dalam cerita wewayangan, sosok Srikandi adalah salah satu putri Raja Drupada dengan Dewi Gandawati dari Kerajaan Panchala yang muncul dalam kisah wiracarita dari India, yaitu Mahabharata. Dewi Srikandi menjadi suri teladan prajurit wanita. Ia bertindak sebagai penanggung jawab keselamatan dan keamanan kesatrian Madukara dengan segala isinya. Diceritakan Srikandi merupakan sosok pahlawan wanita yang pemberani, tangguh dalam membela kebenaran. Ia juga mempunyai keahlian dalam olah keprajuritan dan mahir mempergunakan senjata panah.
    Cerita itulah yang menginspirasi 5 Polwan Satlantas Polres Ngawi membentuk sebuah tim dengan nama Srikandi lalu Lintas. Tim ini dipimpin oleh Kanit Dikyasa, IPDA Kumala Enggar Anjarani, S.T.K., alumni Akademi Kepolisian tahun 2015. Beranggotakan 4 Brigadir Polisi Wanita, yakni; 1.) Bripda Rifa One Resha, 2.) Bripda Naily Pratama, 3.) Bripda Isnainy Slamet Putri, dan 4.) Bripda Dinar Ayu Mawarwati Purwanto. Pembentukan tim ini bertujuan untuk menarik perhatian masyarakat sehingga dapat menjalin  hubungan yang humanis antara masyarakat dengan pihak kepolisian. IPDA Kumala Enggar Anjarani selalu menekankan kepada anggota Srikandi untuk memberikan pelayanan ramah dengan menerapkan 3S, senyum, salam, sapa. Namun, tetap menegakkan peraturan dan kedisiplinan dalam berlalu lintas.
    Memanfaatkan inventaris yang dimiliki Satuan Lalu Lintas, setiap hari Srikandi melaksanakan kegiatan patroli dengan menggunakan kendaraan roda dua polisi, demi menjaga situasi Kamseltibcar Lantas yang ada di wilayah hukum Ngawi. Patroli Srikandi lalu Lintas dimulai pukul 06.15 WIB. Tak jarang saat patroli, Srikandi berhenti di pangkalan ojek untuk memberikan sosialisasi kepada tukang becak, ojek dan juga bentor yang sedang beristirahat di pangkalan agar selalu mentaati peraturan lalu lintas saat berkendara dan menggunakan kelengkapan berkendara seperti helm standart SNI. Srikandi juga selalu tanggap situasi. Seperti  saat melewati Simpang 4, Jalan A. Yani-Ngawi, Tim Srikandi mendapati “traffic light” yang tidak berfungsi alias mati. Hal tersebut mengakibatkan jalannya arus lalu lintas dari ke empat arah tidak beraturan. Kanit Dikyasa segera memerintahkan anak buahnya untuk turun tangan membantu mengatur jalannya lalu lintas, “Karena ketepatan di jam itu adalah jam sibuk. Dimana anak-anak berangkat sekolah, juga para orang tua berangkat kerja. Jadi kondisinya ramai sekali dan hal tersebut menjadi situasi rawan kecelakaan. Terlebih jalur itu merupakan jalur yang dilalui bis penumpang dan truk-truk besar”, kata Kumala. Tidak hanya sampai disitu Kumala juga segera mengajukan surat permohonan perbaikan lampu lalu lintas yang mati kepada Kepala Dishubkominfo Kabupaten Ngawi agar segera menindaklanjuti hal tersebut, karena sudah menjadi keluhan masyarakat selama beberapa hari.
    Pada momen peringatan Hari Guru 2015 kemarin, dimanfaatkan Srikandi untuk lebih mendekatkan sosok Polisi kepada masyarakat. Dengan mendatangi salah satu Sekolah Dasar yang ada di Kabupaten Ngawi Tanpa rasa canggung Srikandi langsung berbaur dengan para murid dan memberikan materi tentang ilmu berlalu lintas dan pengetahuan sosial terkait keselamatan berkendara. Ditempat yang sama, Srikandi juga memberikan bantuan berupa buku tulis dan buku panduan pengenalan rambu lalu lintas. Pada kesemapatan tersebut, para murid ditekankan pada materi kedisiplinan lalu lintas. Jangan sampai melakukan sesuatu hal yang sekiranya berdampak pada pengendara lain. Selain itu, akhir-akhir ini sering terjadi aksi ugal-ugalan di jalan raya yang dilakukan oleh pihak remaja di bawah umur. Kata IPDA Kumala, “Aksi tersebut merupakan potret buruk ketaatan berlalu lintas”.
    Dari awal pembentukan tim ini, Srikandi selalu berusaha melahirkan inovasi-inovasi baru yang menarik, bertujuan untuk menerapkan sikap sadar tertib berlalu-lintas kepada masyarakat luas. Mengingat angka kecelakaan lalu-lintas yang terjadi di wilayah Ngawi masih cukup tinggi. Sasaran kegiatan Srikandi tidak hanya orang dewasa yang sudah mempunyai surat ijin mengemudi, namun juga kepada anak-anak usia sekolah dan pra sekolah. Tampak dari salah satu kegiatan Inovatif Srikandi yakni, Anak Peduli Keselamatan atau disebut APIK. Srikandi memberikan COLOK, Coklat Pelopor Keselamatan kepada anak kecil yang menggunakan helm saat dibonceng kendaraan roda dua sebagai reward mereka telah peduli akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.
    Dalam pelaksanaannya seringkali kegiatan APIK ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas, AKP I Made Parwita, S.H.. Beliau sangat mengapresiasi kelima polwan lantas yang giat berupaya untuk para pengendara lebih tertib berlalu lintas dengan cara yang humanis agar tujuan dari kegiatan yang mereka lakukan lebih mengena dan tepat sasaran. Seperti pada kegiatan Srikandi yang dilaksanakan di simpang 4 Kartonyono dan simpang 3 Banyakan atau di depan Terminal Kertonegoro. AKP I Made Parwita juga menambahkan sejumlah Helm Kecil untuk dibagikan Srikandi kepada anak-anak yang belum mengenakan helm saat dibonceng kendaraan roda dua.
    Coklat Pelopor Keselamatan inovasi Srikandi tidak hanya diberikan kepada pengguna jalan yang tertib berlalu lintas, namun juga diberikan saat Srikandi melaksanakan kegiatan open house “Polsanak”. Siswa-siswi Taman kanak-kanak sangat senang saat Srikandi membagikan coklat dan susu Anak Peduli Keselamatan, setelah mereka mengikuti materi pengenalan Kesatuan Polisi Lalu Lintas dengan baik.
    Kegiatan yang dilaksanakan Srikandi ialah kegiatan inovasi baru yang kreatif dan menarik hati masyarakat, selain kegiatan yang sudah diceritakan diatas, Srikandi juga melaksanakan pembagian permen SAFETY CANDY untuk sopir bus dan truck agar tidak mengantuk saat berkendara. Karena Ngawi terkenal meiliki Jalur tengkorak, yakni Jalan Raya Ngawi-Solo yang sering sekali terjadi kecelakaan.  Masih banyak cerita yang sudah ditorehkan Srikandi dalam pelaksanaan tugasnya. Sehingga tanggapan positif dari masyarakat pun berdatangan untuk Srikandi yang sering terlihat dijalan dan tak segan membantu jika mendapati ada masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan. Hal itu mereka sampaikan melalui media sosial Satlantas Polres Ngawi atau disampaikan langsung saat berjumpa dengan Srikandi. Dalam himbauannya, I Made Parwita berpesan kepada Srikandi, “Jangan bosan-bosan untuk berbuat kebaikan, kapanpun dan dimanapun. Mengingatkan pengendara untuk tertib berlalu lintas juga merupakan amal kebaikan agar pengendara tidak akan mengalami kecelakaan lalu lintas yang dapat merugikan pengendara itu sendiri. Srikandi juga wajib bersinergi dengan anggota satuan lalu lintas yang lain dalam menjalankan tugas, agar tujuan yang ingin dicapai maksimal”.

    Sumber : http://tribratanewsjatim.com/2016/02/24/srikandi-polantas-ngawi-safety-candi/

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728