lifestyle,

Proyek Gedung DPRD Tak Selesai, Pemkot Madiun Blacklist Kontraktor

Februari 24, 2016 madiunkita 0 Comments


MADIUN (KR) Pemkot Madiun akhirnya memutus kontrak (memblacklist) PT. Aneka Jasa Pembangunan (PT. AJP) selaku rekanan (kontraktor) proyek Gedung baru  DPRD Kota Madiun senilai Rp 29,3 Milyar. Pemutusan kontrak melalui usulan ke Lembaga Kebijakan  Pengadaan barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dilakukan, karena PT AJP tidak dapat menyelesaikan sisa pekerjaan proyek gedung wakil rakyat dalam perpanjangan waktu 50 hari kerja.
Sekretaris DPRD Kota Madiun, Agus Sugijanto mengatakan, selaku pengguna anggaran, pihaknya telah melakukan rapat dengan PT. AJP dan Manajemen Kontruksi (MK). Hasilnya diketahui, progres pekerjaan tidak mencapai 100 persen. Berdasarkan penghitungan MK, sampai batas akhir pekerjaan 19 Fabruari 2016, capaian fisik hanya 98,073 persen.
Mantan Kabag Hukum Pemkot Madiun ini mengaku kecewa, sebab pembangunan gedung DPRD yang diharapkan dapat segera digunakan berkantor, urung terlaksana. Padahal, pembangunan proyek gedung wakil rakyat hanya tinggal lima persen atau tahap finishing.
“Harapannya kan tidak seperti itu, harapannya selesai, tapi kenyataannya, walaupun kurang satu koma, tetap saja belum 100 persen. Kelihatannya dia (kontraktor) tidak bisa memaksimalkan potensinya. Kalau dilihat kesanggupannya, harusnya ada etikat baik,”Ungkap Agus, Selasa(23/2/2016).
Sementara itu, Ketua Komisi III Bidang Pembangunan DPRD Kota Madiun, Bondan Panji Saputro mendukung langkah pengguna anggaran memblacklist rekanan PT AJP. Politisi Partai Demokrat ini meminta dilakukan penghitungan ulang, meski Manajemen Konstruksi sudah menghitung progres terakhir proyek gedung DPRD.
“Tentunya harus dihitung lagi dong. Semuanya dihitung, itu harus jadi lah, bagaimanapun caranya,”Pungkasnya.

Sumber : http://www.rri.co.id/madiun/post/berita/250660/daerah/proyek_gedung_dprd_tak_selesai_pemkot_madiun_blacklist_kontraktor.html

0 Comments:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.