lifestyle,

ITS Surabaya Rekomendasikan Pemkot Madiun Beli Damkar Rp 32 Milyar

Februari 23, 2016 madiunkita 0 Comments


MADIUN (KR) Akademisi dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya merekomendasikan Pemerintah Kota Madiun dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), menyiapkan sarana dan prasarana untuk pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar). Terlebih Damkar yang akan dibeli Pemkot sekitar Rp 32 Milyar tidak hanya berfungsi saat kebakaran, tetapi sebagai evakuasi saat bencana banjir.
Ungkapan tersebut disampaikan Kepala Laboratorium Pengembangan Perencanaan Kota dan Wilayah Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan ITS Surabaya, DR. Ir. Haryo Sulistiyarso usai acara Sosialisasi Studi Kelayakan Pengadaan Sarana dan Prasarana Mobil Pemadam Kebakaran, di Gedung Diklat Gulun Kota Madiun, Senin(22/2/2016).
Haryo menyatakan, melihat tata kota yang padat pemukiman dan penduduk, selaku pendamping pengadaan mobil Damkar, pihaknya merekomendasikan Pemkot Madiun membeli Damkar type Bronto Skylift buatan Finlandia dengan kapasitas 5.000 liter per menit, yang mampu menjangkau setinggi 55 meter.
“Selain pemadaman dia kan juga perlu evakuasi, jadi bisa multi ganda lah. Kebetulan seri yang kami sarankan bisa itu. Kita juga perlu mikir lingkungannya kan, nggak hanya bangunannya saja,”Ungkap Haryo kepada Radio Republik Indonesia, Senin(22/2/2016).
Di Kota Madiun saat ini ada tiga bangunan bertingkat berdiri di tengah-tengah pemukiman warga, yakni Hotel Aston yang memiliki 13 lantai bertingkat, Amaris Hotel 9 lantai bertingkat dan The Sun Hotel 7 lantai bertingkat.
Terpisah, Sekretaris Daerah Kota Madiun, Maidi mengungkapkan, berdasarkan analisa dan rekomendasi teknis mobil damkar untuk gedung bertingkat tinggi, tim ahli ITS menilai Kota Madiun layak membeli satu unit mobil damkar. Karena nilainya cukup besar, Pemkot menggandeng tim ahli ITS Surabaya untuk memberikan pendampingan mulai proses sampai pengecekan barang sebelum diterima pemkot. Menurut Maidi yang juga ex-Officio BPBD, hal ini sebagai upaya menghindari jeratan hukum, sebab berkaitan dengan kualitas, orisinil dan sesuai spesifikasi.
Sementara itu, Walikota Madiun, Bambang Irianto menjelaskan, Pemkot bekerjasama dengan ITS agar tidak terjadi permasalahan hukum. Menurut walikota, Pemkot sengaja membeli Damkar canggih, yang suku cadangnya ada di Indonesia.
“Saya panggil tim dari ITS, jadi saya beli Damkar yang canggih, yang ada suku cadangnya di Indonesia, kalau nggak ada terus rusak kan bisa kacau,”Tandasnya.

Sumber : http://www.rri.co.id/madiun/post/berita/250384/daerah/its_surabaya_rekomendasikan_pemkot_madiun_beli_damkar_rp_32_milyar.html

0 Comments:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.