Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Dinkes Akui, Kasus DB di Madiun Meningkat


    MADIUN (KR) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Madiun mencatat, selama Januari hingga pertengahan Februari 2016, 25 penderita terjangkit demam berdarah (DB). Penderita DB di Kota Madiun, paling banyak menjangkiti anak usia sekolah, karena daya tahan tubuh anak, lebih rentan terkena virus. Selain itu, pola tidur anak juga memengaruhi, karena nyamuk DB lebih aktif pada pagi dan sore hari, tepat dengan jam tidurnya anak-anak.
    Kepala Dinas Kesehatan Kota Madiun, dr. Agung Sulistya Wardani mengatakan, angka penderita DB di wilayah kota mengalami peningkatan, sejak akhir November lalu. Dinkes memprediksi, pola penyebaran virus akibat nyamuk aedes aegypti, akan berlangsung sampai April 2016. Kondisi ini terjadi karena tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Madiun akhir-akhir ini.
    “Saat ini boleh dikatakan kasus demam berdarah meningkat, karena ini polanya bulanan. Mulainya ya November-April, kasus DB meningkat,”Ungkap dr. Wardani kepada Radio Republik Indonesia, Rabu(17/2/2016).
    dr. Agung Sulistya Wardani menjelaskan, upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan mencegah penyebaran DB,  diantaranya melakukan penyelidikan epidimologi. Jika kondisi rumah penderita dinyatakan ada virus DB, petugas Dinkes melakukan fogging atau pengasapan untuk melokalisir penyakit DB. Disisi lain, upaya preventif dan promotif, salah satunya melakukan penyuluhan dan mengaktifkan kader juru pemantau jentik (jumantik) di masing-masing RT.
    dr. Wardani meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan penyakit DB,  dengan melakukan Gerakan 3M (menguras, menutup tempat air dan menimbun barang-barang bekas). Gerakan ini harus dilakukan secara serentak, jika konsisi rumah tidak bersih rumah, rawan menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti .
    “Data di kami, 25 orang menderita DB, satu orang Dengue Shock Syndrome (DSS) dan 86 orang menderita differential diagnosis (DD). Totalnya ya 112 penderita,”Tandasnya. 
    Sumber : http://www.rri.co.id/madiun/post/berita/248754/daerah/dinkes_akui_kasus_db_di_madiun_meningkat.html

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728