Header Ads

ad728
  • Breaking News

    BPS Madiun libatkan 788 petugas untuk sensus ekonomi


    MADIUN (KR) Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Madiun setidaknya melibatkan 788 petugas untuk melakukan sensus ekonomi pada Mei 2016 sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomer 16 tahun 1997 tentang statistik
    Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Madiun, Ellyn Tambar Nita Brahmana kepada RRI Rabu (24/2/2016) mengungkapkan, dari sejumlah 788 petugas tersebut 588 diantaranya merupakan pencacah dan 200 sebagai pengawas.
    Ellyn Tambar Nita Brahmana menegaskan, pada saat pelaksanaan sensus ekonomi, petugas akan mendata seluruh kegiatan usaha yang ada, mulai dari usaha berskala mikro, kecil, menengah hingga berskala besar.
    “Metode yang kita lakukan adalah pencacahan secara langsung. Jadi petugas akan datang langsung ke responden. Karena ini adalah sensus ekonomi tentu responden yang dimaksud responden yang mempunyai usaha, usaha dalam bentuk apapun, Ellyn Tambar Nita Brahmana menguraikan.
    Meski berdasar data, jumlah responden yang ada dikabupaten Madiun sekitar 70 ribu tetapi Elly memprediksi jumlah tersebut akan bertambah mengingat jumlah didapat dari data sekunder dan target semua kegiatan usaha akan didata.
    “Target kami semua usaha harus tercatat, tidak ada satupun yang tidak tercatat dan tidak ada satpun yang tercatat dua kali itu target kami. Namanya sensus, sensus adalah melakukan pendataan seluruhnya pada saat yang telah ditentukan,” , Ellyn Tambar Nita Brahmana menguraikan.
    Kegiatan sensus ekonomi 2016 yang dilaksanakan mulai 1 Mei hingga 31 Mei 2016 pencacahan yang clear dan aman. Artinya, kata Ellyn, metode pencacahannya secara  bertahap. Mulai pendataan responden oleh pencacah, disampaikan kepangawas, selanjutnya data baru masuk ke BPS,” pungkasnya. 
    Sumber : http://www.rri.co.id/madiun/post/berita/250970/ekonomi/bps_madiun_libatkan_788_petugas_untuk_sensus_ekonomi.html

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728