Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Beragam Reaksi Konsumen Terhadap Kantong Plastik Berbayar Di Madiun


    MADIUN (KR) Sejak diterapkannya kebijakan kantong plastik berbayar mulai 21 Februari 2016 lalu, beberapa mall dan mini market yang ada di Kota Madiun, seperti Carefour, Hypermart, Alfa mart dan indomaret, mulai menerapkan kebijakan yang dicanangkan bertepatan dengan Hari Peduli Sampah tersebut.
    Salah seorang kasir minimarket Novi, Minggu (28/2/2016) mengatakan, sejak diberlakukannya kebijakan plastik berbayar, konsumen dibebankan biaya sebesar 200 rupiah per kantong plastik, baik besar maupun kecil.  Meski gencar disosialisasikan melalui media cetak maupun elektronik, namun banyak konsumen yang belum mengetahui mengenai hal ini, walhasil banyak konsumen yang mengeluh.  Namun, Setelah diberi penjelasan barulah konsumen mengerti, walaupun banyak yang  setengah terpaksa mematuhinya.
    “Banyak yang ngeluh sekarang, katanya biasa nggak kok sekarang bayar, tapi setelah diberi pengertian akhirnya mereka mau, walau setengah terpaksa.” Jelas Novi.
    Para konsumen yang berbelanja di tempatnya, lanjut Novi, sekarang mulai disarankan untuk membawa tas belanja sendiri dari rumah untuk menghemat biaya dan mengurangi penggunaan kantong plastik.    
    “Saya bilang ke konsumen, kalo mau hemat, boleh bawa kantong belanja sendiri dari rumah,” pungkas Novi.
    Kota Madiun menjadi  salah satu kota yang menerapkan kebijakan kantong plastik berbayar. Program tersebut merupakan inisiasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang diluncurkan berbarengan dengan Hari Peduli Sampah Nasional, 21 Februari lalu dengan tujuan untuk mengurangi sampah plastik yang sulit diurai lingkungan.
    Sumber : http://www.rri.co.id/madiun/post/berita/252333/ekonomi/beragam_reaksi_konsumen_terhadap_kantong_plastik_berbayar_di_madiun.html

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728