Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Armada Tempur Keluar Kandang


    NGAWI (KR) Pemandangan tak biasa tersaji di ruas jalan protokol kemarin. Belasan unit kendaraan tempur milik Yon Armed 12/Kostrad Ngawi melakukan konvoi keliling kota. Kendaraan perang yang terdiri dari 10 unit Howitzer Caesar 155 mm buatan Nexter, Prancis dan empat unit kendaraan rantis komodo 4x4 buatan PT Pindad (Persero) itu keluar kandang bagian dari teknik pemeliharaan. “Pemeliharaan rutin sebenarnya, tapi dilakukan dengan cara yang berbeda,’’ tutur Danyon Armed 12/ Kostrad Ngawi Mayor (Arm) Joko Setyo Kurniawan yang ikut dalam iring-iringan tersebut.
    Bagaikan pawai, kendaraan tempur tersebut berjalan beriringan mengelilingi jalan-jalan di Kota Ngawi. Mulai dari markas Yon Armed 12 Kostrad/ Ngawi Jalan Siliwangi, berlanjut ke Jalan Raya Ngawi-Solo, Yos Sudarso, Jaksa Agung Suprapto, Sultan Agung, Untung Suropati, Diponegoro, dan kembali ke markas. Iring-iringan kendaraan tersebut jadi pusat perhatian pengguna jalan yang dilaluinya. Bahkan, banyak warga dan anak-anaknya sengaja berkumpul di Alun-Alun untuk melihat kendaraan tempur tersebut. ‘’Ini juga momen pengenalan ke masyarakat, apa yang diperoleh dari hasil pajak rakyat,’’ terangnya.
    Kendaraan perang tersebut dipanasi sebelum ditinggal pasukan mengikuti Pamrahwan di Maluku dan Maluku Utara yang rencananya berangkat Kamis (18/2) mendatang. Kendaraan tersebut akan ditinggal para prajurit selama sekitar satu tahun. Selama tugas tersebut, ada beberapa petugas yang disiagakan untuk melakukan perawatan rutin. Dia mengatakan, perawatan terhadap kendaraan dilakukan secara berkala, harian, mingguan, dan bulanan. ‘’Menjaga supaya semua fungsinya tetap baik saat digunakan,’’ ucapnya.
    Joko menambahkan, ada tim khusus yang memiliki kemampuan untuk merawat kendaraan tersebut. Tim yang merupakan prajurit TNI AD itu pernah ditugaskan langsung ke Prancis untuk mempelajari seluk beluk kendaraan yang hanya dimiliki dua batalyon Armed 9 Kostrad/ Purwakarta, Jawa Barat dan 12 Kostrad/ Ngawi. Kendaraan pun dikembalikan ke markas pasca pemanasan tersebut untuk disimpan hingga kembalinya para prajurit. Selain dua jenis kendaraan tersebut, Yon Armed 12 Kostrad/ Ngawi juga memiliki 18 mesin tempur jenis Meriam 105 Howitzer. ‘’Sisa yang belum dipanaskan dilakukan dalam markas, sebelum kami berangkat tugas,’’ tambahnya.
    Dia mengaku, sudah berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait di Ngawi. Itu dilakukan untuk mencegah kesalahpahaman dari masyarakat dengan turunnya kendaraan tempur itu ke jalanan. Mulai dari pengawalan Satlantas Polres Ngawi, Dishubkominfo, Kodim 0805/Ngawi, bahkan Bupati terpilih Budi ‘Kanang’ Sulistyono. ‘’Saya sempatkan izin ke pak Kanang kemarin (15/2),’’ pungkasnya.
    Sumber : http://www.radarmadiun.co.id/detail-berita-662-armada-tempur-keluar-kandang.html

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728