lifestyle,

Tahanan di Lapas Ponorogo Dilatih Main Reog

Januari 04, 2016 madiunkita 0 Comments


PONOROGO (KR) - Untuk mengisi kekosongan selama menjalani masa tahanan, warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Ponorogo, diajak bermain reog. Diharapkan setelah bebas nantinya, warga binaan bisa membaur dengan masyarakat melalui seni.
"Untuk mengisi kekosongan di dalam rutan, minimal kita bisa memberikan motivasi dan semangat lagi, untuk membangkitkan sosial mentalnya," ujar Kepala Rutan Ponorogo, Hendro S kepada detikcom, Minggu (3/1/2016).
Kultur masyarakat Ponorogo yang tidak bisa dipisahkan dengan kesenian reog juga mendasari pembekalan kemampuan bidang seni pada warga binaan. Sehingga setelah menjalani masa tahanan, saat kembali di tengah masyarakat, warga binaan bisa membaur melalui kesenian.
"Minimal apa yang didapat di dalam Rutan, itu bisa menjadi bekal di dalam masyarakat untuk berpartisipasi memajukan kesenian," tambah Hendro.
Tidak hanya sekedar sebagai pengisi kekosongan, menurut Hendro, tidak menutup kemungkinan bagi warga binaan untuk turut serta dalam lomba Reog tingkat nasional yang rutin tiap tahun diselenggarakan pemerintah kabupaten Ponorogo.
Warga binaan sendiri sangat antusias dengan hal ini. Seperti diungkapkan Lestary (35), warga binaan yang sudah lima bulan menjalani masa tahanan.
"Ya seneng aja, juga bisa menghibur temen-temen, kan lagi ada masalah, biar sedikit melupakan masalah," ujarnya.
Seperti terlihat saat Lembaga Pemasyarakatan Ponorogo memperingati Maulud Nabi dan menyambut tahun baru 2016, warga binaan sangat antusias menyaksikan penampilan rekannya sesama warga binaan memainkan kesenian reog. Tidak hanya melihat, sebagian warga binaan bahkan tak sungkan untuk turut serta menari mengikuti alunan gamelan yang juga dimainkan oleh warga binaan. 

Sumber : http://news.detik.com/berita-jawa-timur/3109488/tahanan-di-lapas-ponorogo-dilatih-main-reog

0 Comments:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.